Pemerintah Nyatakan Penanganan Darurat Cesium-137 Selesai
Pemerintah menyatakan penanganan darurat kontaminasi Cesium-137 di Cikande selesai pada 19 Oktober 2026. Pemeriksaan menemukan 11 orang terkontaminasi internal dari 9.950 orang yang diperiksa.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Cikande — Pemerintah menyatakan fase penanganan kedaruratan kontaminasi radioaktif Cesium-137 di Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten, selesai pada 19 Oktober 2026. Pernyataan itu disampaikan setelah rangkaian pemulihan lingkungan, pemeriksaan kesehatan, dan penguatan pengawasan pangan selama setahun terakhir.
Mengapa ini penting: Pengakhiran fase darurat mengubah status penanganan di Cikande, tetapi pemeriksaan kesehatan, pengawasan kawasan, dan sertifikasi pangan tetap berjalan.
Menurut laporan CNNIndonesia.com dan Tribunnews, pemerintah tetap menjalankan penanganan lanjutan sesuai kewenangan tiap instansi meski fase kedaruratan berakhir. Pengawasan kawasan industri dan produk pangan dari wilayah terdampak juga berlanjut.
Inspeksi Badan Riset dan Inovasi Nasional serta Badan Pengawas Tenaga Nuklir pada 24 September 2026 terhadap 12 lokasi terdampak menunjukkan laju dosis radiasi berada di bawah ambang batas dan tidak menemukan kontaminasi baru. Pemerintah menyatakan kawasan itu terkendali sehingga aktivitas industri dapat kembali berjalan normal.
Di sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan memeriksa 9.950 orang yang berisiko terdampak. Sebanyak 11 orang terdeteksi mengalami kontaminasi internal melalui pemeriksaan Whole Body Counter. Mereka telah mendapat pengobatan Prussian Blue dan pemantauan kesehatan; kondisi seluruhnya dilaporkan baik, serta tidak ditemukan kasus baru.
Pengawasan keamanan pangan tetap menjadi bagian dari penanganan lanjutan. Pemerintah menyatakan produk pangan yang diproduksi atau dikirim dari area terkait harus menjalani pengujian dan sertifikasi sesuai ketentuan sebelum diekspor.
Tribunnews melaporkan proses hukum terkait dugaan pencemaran lingkungan masih berlangsung. Fase darurat yang berakhir pada 19 Oktober tidak menghentikan kegiatan pemantauan dan penanganan oleh instansi terkait.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
Dinkes Bandung Selidiki Dugaan Gangguan Kesehatan Pelanggan 88 Seoul
Dinas Kesehatan Kota Bandung menerima 24 laporan gangguan kesehatan setelah pelanggan menyantap makanan di 88 Seoul. Penyebabnya masih diselidiki, sem…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga





