Kabar18.com

Minggu, 27 September 2026

Pemulihan Banjir Bandang Solok Dipercepat

Pemulihan banjir bandang di Kabupaten Solok dipercepat melalui pembersihan jalan, normalisasi dua aliran sungai, dan penyaluran air bersih bagi warga terdampak.

Oleh

Editor: Mursyid Sonsang

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Alat berat ekskavator beroperasi di endapan pasir aliran sungai di antara perbukitan hijau.
Ilustrasi: Alat berat ekskavator beroperasi di endapan pasir aliran sungai di antara perbukitan hijau. · Foto: Quang Nguyen Vinh / Pexels

Kabupaten Solok — Pemulihan banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatera Barat, dipercepat pada 26 September 2026 melalui pembersihan akses jalan, normalisasi aliran sungai, dan pemenuhan kebutuhan warga terdampak.

Normalisasi dilakukan di Sungai Batang Baliang dan Sungai Koto Gaek dengan pengerukan sepanjang dua kilometer yang ditargetkan selesai dalam dua minggu. Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V mengerahkan empat alat berat untuk mengangkat material yang menyumbat aliran serta memperkuat tebing dan tanggul.

Pembersihan juga berlangsung di jalur nasional Padang-Solok, kawasan Arosuka Km 36+600. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat memobilisasi 26 alat berat dan kendaraan pendukung untuk menyingkirkan batu, lumpur, serta material lain. Selama pekerjaan, lalu lintas dilayani dengan sistem buka-tutup.

Data per 24 September 2026 mencatat 411 jiwa terdampak langsung. Sebanyak 53 keluarga atau 183 jiwa masih berada di pengungsian, yang terdiri atas 38 lansia, 39 balita, enam bayi, dan tiga ibu hamil.

Pemulihan Solok menyangkut akses dan kebutuhan dasar

Percepatan pemulihan penting bagi warga karena akses jalan dan aliran sungai menentukan mobilitas, distribusi bantuan, serta keselamatan permukiman. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih setelah jaringan perpipaan terputus, BPBPK Sumatera Barat mengerahkan tiga mobil tangki air ke posko pengungsian.

Bantuan logistik awal dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) telah disalurkan. Posko utama juga mendata kebutuhan perlengkapan bayi, kebutuhan perempuan, peralatan memasak, dan alat kebersihan. Pendampingan kesehatan serta dukungan psikososial diberikan kepada kelompok rentan.

Penanganan dilakukan setelah banjir bandang membawa material yang mengganggu akses dan aliran sungai di sejumlah lokasi Kabupaten Solok. Pekerjaan lapangan mencakup pembersihan jembatan yang tersumbat di Jembatan Arosuka dan jalan poros, selain penyemprotan permukaan serta bahu jalan untuk mengurangi lumpur licin yang membahayakan pengguna.

Pengerukan sungai dan pembersihan jalur jalan menjadi bagian dari pemulihan infrastruktur, sementara pemenuhan air bersih dan logistik berjalan untuk mendukung warga yang masih terdampak.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.