Kabar18.com

Kamis, 22 Oktober 2026

BMKG Peringatkan Potensi Banjir Bandang di Sumatera Utara

BMKG memperingatkan potensi hujan sedang hingga sangat lebat di Sumatera Utara setelah sirkulasi siklonik terdeteksi di sebelah barat Aceh. Warga daerah rawan diminta waspada.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Aliran air sungai yang keruh dan berarus deras di antara semak-semak.
Ilustrasi: Aliran air sungai yang keruh dan berarus deras di antara semak-semak. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Medan — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau warga di daerah rawan Sumatera Utara meningkatkan kewaspadaan terhadap banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang pada pekan ini, setelah mendeteksi sirkulasi siklonik di Samudera Hindia sebelah barat Aceh, Kamis (22/10/2026).

Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I menyebut fenomena tersebut memicu belokan angin dan konfluensi atau pertemuan massa udara di Sumatera Utara. Kondisi itu berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan, khususnya di wilayah pantai barat dan pesisir timur.

Hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat yang dapat disertai kilat, petir, dan angin kencang diperkirakan berlangsung dari siang hingga dini hari. Durasi hujan berpotensi lebih dari tiga jam.

BMKG memetakan ancaman hidrometeorologi di Sumatera Utara

Wilayah yang disebut berpotensi mengalami hujan lebat mencakup Kabupaten Deli Serdang, Asahan, Serdang Bedagai, Batubara, Humbang Hasundutan, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Nias, Nias Utara, Nias Barat, Nias Selatan, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Toba, Langkat, Mandailing Natal, Pakpak Bharat, dan Dairi.

Kota yang masuk dalam daftar tersebut ialah Medan, Binjai, Sibolga, Tanjung Balai, Gunung Sitoli, Padang Sidempuan, dan Pematang Siantar. BMKG juga memasukkan Aceh dan Sumatera Utara dalam kategori siaga hujan lebat hingga sangat lebat untuk periode 20–22 Oktober 2026.

Warga di daerah rawan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana hidrometeorologi yang dapat muncul akibat hujan deras, termasuk banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang. Informasi ini berlaku untuk kondisi yang diperkirakan terjadi pada pekan laporan tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Daerah

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.