Kabar18.com

Sabtu, 31 Oktober 2026

Pendapatan Nelayan Tongke-Tongke Naik 75 Persen di Sinjai

Pendapatan nelayan KNMP Tongke-Tongke, Sinjai, naik dari Rp4 juta menjadi Rp7 juta per bulan. Harga tuna mencapai Rp45.000 per kilogram dan pengiriman tuna loin berlanjut ke Jakarta.

Oleh

· Peristiwa: · 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangkapan dekat beberapa ekor ikan segar yang ditaruh di atas tumpukan es.
Ilustrasi: Tangkapan dekat beberapa ekor ikan segar yang ditaruh di atas tumpukan es. · Foto: Engin Akyurt / Pexels

Sinjai — Pendapatan nelayan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Tongke-Tongke, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan, meningkat dari Rp4 juta menjadi Rp7 juta per bulan setelah kawasan tersebut beroperasi sejak Mei 2026.

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menyebut kenaikan itu mencapai 75 persen. Peningkatan pendapatan berjalan seiring dengan pengolahan tuna menjadi tuna loin dan pengiriman hasil perikanan ke Jakarta.

Pada 27 September 2026, KNMP Tongke-Tongke mengirim 12 ton tuna loin ke Jakarta untuk memenuhi kebutuhan bahan baku unit pengolahan ikan sebelum diekspor. Sebelumnya, melalui mitra koperasi, kawasan tersebut telah mengirim 65 ton tuna loin senilai Rp2,54 miliar ke Jakarta.

Harga tuna tangkapan nelayan juga meningkat. KKP mencatat harga yang sebelumnya berada pada kisaran Rp25.000-Rp30.000 per kilogram naik menjadi Rp45.000 per kilogram. Operasional KNMP menjadi bagian dari upaya memperkuat rantai usaha perikanan dari produksi, penyimpanan, pengolahan, hingga pemasaran.

Kenaikan pendapatan memperkuat ekonomi pesisir Sinjai

Perubahan pendapatan di Tongke-Tongke menunjukkan dampak langsung pengelolaan fasilitas perikanan terhadap nelayan setempat. Operasional KNMP tidak hanya menyediakan pengolahan tuna, tetapi juga menghubungkan hasil tangkapan dengan pasar yang lebih luas melalui koperasi.

Sekretariat Negara mencatat rata-rata pendapatan nelayan Tongke-Tongke meningkat dalam waktu empat bulan sejak KNMP mulai beroperasi.

Program KNMP diproyeksikan meningkatkan produksi perikanan rata-rata hingga kurang lebih 800 ton per tahun per lokasi serta menaikkan pendapatan nelayan hingga 75 persen. Di Tongke-Tongke, fasilitas yang tersedia mendukung penyimpanan, produksi es, pengolahan, dan distribusi hasil perikanan.

Pengiriman tuna loin ke Jakarta menjadi bagian dari penguatan akses pasar tersebut. Produk yang dikirim dapat digunakan sebagai bahan baku unit pengolahan ikan sebelum dipasarkan ke tujuan ekspor.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Internasional

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.