Putri Indonesia Menang Tiga Partai, Hadapi Chinese Taipei di Perempat Final
Tim bulutangkis putri Indonesia menundukkan Mongolia 3–0 tanpa kehilangan gim pada Asian Games 2026. Chinese Taipei menanti di perempat final setelah mendapat bye.
Oleh Kevin Mikael Januar
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Ichinomiya — Tim bulutangkis putri Indonesia melaju ke perempat final Asian Games 2026 setelah mengalahkan Mongolia 3–0 di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Jepang, Minggu (20/9/2026). Tiga kemenangan tersebut diraih tanpa kehilangan satu gim pun.
Putri Kusuma Wardani membuka keunggulan Indonesia melalui kemenangan 21–4, 21–4 atas Tselmeg-Od Enkhlen pada partai tunggal pertama. Hasil itu memberi Indonesia keunggulan 1–0 sebelum pertandingan beralih ke nomor ganda.
Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum kemudian menambah angka lewat kemenangan 21–3, 21–7. Pasangan Indonesia menjaga keunggulan dalam dua gim sekaligus membuat tim putri tinggal membutuhkan satu kemenangan untuk menuntaskan pertandingan beregu.
Thalita Ramadhani Wiryawan memastikan langkah Indonesia dengan kemenangan 21–3, 21–5 pada partai ketiga. Catatan pertandingan PBSI menempatkan kemenangan Thalita sebagai penutup laga beregu itu. Hasil tiga partai itu juga dilaporkan Tirto dalam pemberitaan pertandingan pada hari yang sama.
Lawan Indonesia berikutnya adalah Chinese Taipei. Tim tersebut sudah menunggu di perempat final setelah mendapat bye, sehingga tidak menjalani pertandingan pada babak pembuka. Posisi kedua tim dalam bagan pertandingan telah tercantum dalam laporan hasil undian yang diterbitkan PBSI pada 19 September.
Pada format beregu ini, tiga kemenangan sudah cukup untuk menentukan pemenang. Catatan PBSI menyebut partai ganda kedua dan tunggal ketiga tidak dimainkan. Indonesia belum meraih medali dari hasil pembuka ini; tim masih harus menjalani putaran berikutnya.
Foto arsip: BlackKnight (also known as Clouseth on Kaskus); Public domain — PD-self; not CC0. Tanpa modifikasi.
Sumber
Berita berikutnya

Seraf Naro Raih Perunggu Asian Games 2026, 0,003 Poin dari Emas
Perunggu changquan putra Seraf Naro Siregar menjadi medali pertama Indonesia di Aichi-Nagoya. Lembar hasil resmi mencatat nilainya sama dengan peraih…
Baca juga





