Kabar18.com

Sabtu, 19 September 2026

Dewa Ayu dan Daniel Hutapea Bawa Merah Putih, Busana Bali-Batak Tampil di Pembukaan Asian Games

Pebasket kelahiran Bali Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan karateka debutan Daniel Hutapea ditunjuk memimpin defile Indonesia di Nagoya, Sabtu, 19 September 2026, dengan busana bernuansa Bali dan Batak Toba.

Oleh

Penanggung Jawab Redaksi: Mursyid Sonsang

· 4 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Bangunan lama Paloma Mizuho Stadium di Nagoya, Jepang, difoto pada 15 Agustus 2016, sebelum stadion itu dibangun ulang untuk Asian Games 2026. (Foto:…
Ilustrasi: Bangunan lama Paloma Mizuho Stadium di Nagoya, Jepang, difoto pada 15 Agustus 2016, sebelum stadion itu dibangun ulang untuk Asian Games 2026. (Foto: 円周率3パーセント / Wikimedia Commons, CC BY-SA 4.0)

Nagoya — Pebasket putri Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan karateka Daniel Hutapea ditunjuk membawa bendera Merah Putih di barisan terdepan defile Indonesia pada upacara pembukaan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Paloma Mizuho Stadium, Nagoya, Jepang, Sabtu, 19 September 2026.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) mengumumkan dua nama itu pada Jumat, 18 September, sehari sebelum seremoni. Keduanya datang dari latar yang berjauhan. Ayu atlet kelahiran Bali yang sudah mengantongi emas SEA Games. Daniel putra Batak Toba yang, menurut BolaSport, berasal dari Sumatera Utara dan baru kali ini turun di pesta olahraga Asia.

Ayu berusia 27 tahun menurut Antara dan CNN Indonesia; BolaSport menulis 28 tahun. Antara dan Suara Surabaya mencatat ia ikut merebut emas basket 5x5 di SEA Games Thailand 2025. BolaSport menyajikan rincian berbeda: emas 5x5 diraih pada SEA Games 2023, sedangkan di Thailand Ayu menyumbang emas nomor 3x3.

Dalam keterangan yang dirilis NOC Indonesia, Ayu mengaku bangga sekaligus terharu ketika kabar itu sampai kepadanya. Ia memandang tugas ini lebih dari urusan mengusung bendera, sebab yang ikut dipikul adalah nama dan semangat seluruh kontingen.

Daniel bertanding di nomor kumite +84 kilogram; BolaSport mencatat ia peraih perak nomor itu di SEA Games 2025. Dalam keterangan yang dikutip Antara, ia menyebut penunjukan ini di luar perkiraannya. Kabar tersebut sudah ia teruskan kepada kedua orang tuanya; menurut Daniel, seperti dikutip RRI dan Suara Surabaya, mereka menyambut dengan bangga dan ikut menanti hari upacara.

Bali dan Batak dalam satu barisan

Penunjukan ini punya lapisan lain, yaitu busana. Ayu akan mengenakan rancangan bernuansa Bali dengan sulaman emas yang diilhami ukiran dan ornamen tradisional pulau itu. Daniel tampil dengan unsur Batak Toba, suku asalnya. Ayu menyebut baju adat itu bagian dari identitasnya. "Rasanya seperti membawa bagian dari rumah saya kepada dunia," kata Ayu, seperti dikutip CNN Indonesia dari rilis NOC Indonesia.

Kedua busana masuk dalam koleksi Tim Indonesia garapan Ghea Fashion Studio bersama Sarinah, bertema "Harmony in Diversity". Gorga, ornamen ukir yang lazim menghiasi rumah adat Batak, dipasang pada jersei resmi yang dipakai sekitar 50 atlet saat defile, juga pada kebaya yang dipadukan dengan kain ulos.

Desainer Ghea Panggabean, yang ditemui Antara di Nagoya pada Sabtu, mengatakan timnya butuh tiga bulan untuk menuntaskan busana dan aksesori kontingen. Menurut dia, Gorga melambangkan kekuatan dan perlindungan, makna yang ia anggap sejalan dengan perjuangan para atlet.

Mengapa ini penting

Pembawa bendera adalah wajah pertama sebuah kontingen dalam defile. Kali ini Indonesia menampilkan seorang pebasket putri dari Bali dan seorang karateka Batak Toba yang baru menjalani debut, masing-masing dengan busana yang menonjolkan daerah asal. Bagi pembaca di Bali, hadirnya ornamen ukir Bali di stadion utama berarti budaya daerah ikut tampil di ajang olahraga multicabang terbesar di Asia.

Kisah Daniel memperlihatkan bahwa kepercayaan tidak selalu menunggu senioritas: ia debutan, tetapi diminta memimpin barisan. Tugas itu datang ketika Indonesia memasang target empat medali emas, lebih rendah daripada tujuh emas yang dibawa pulang dari Asian Games 2022. CNN Indonesia menyebut bulu tangkis, panjat tebing, dan angkat besi sebagai cabang andalan.

Angka kunci

  • 430 atlet dan 145 ofisial dari 35 cabang olahraga memperkuat kontingen, menurut Chef de Mission Todotua Pasaribu yang dikutip Antara pada 9 September; jumlah atlet berkurang dua dari 432 nama pada tahap pendaftaran nama (entry by name).
  • Sekitar 50 atlet mengenakan jersei bermotif Gorga saat defile (Antara, BolaSport).
  • Empat medali emas menjadi target Indonesia; pada Asian Games 2022 Indonesia meraih 7 emas, 11 perak, dan 18 perunggu dan menempati peringkat ke-13 (CNN Indonesia).
  • Tiga bulan dibutuhkan Ghea Panggabean dan timnya untuk merancang busana kontingen (Antara).

Apa selanjutnya

Upacara pembukaan digelar Sabtu ini. Jadwal yang dimuat ESPN menyebut seremoni berlangsung pukul 14.30–16.30 waktu India, setara 16.00–18.00 WIB. Asian Games edisi ke-20 itu berjalan hingga 4 Oktober 2026.

Selepas defile, keduanya kembali ke urusan utama, yakni bertanding. Ayu ingin menjadikan tugas ini tambahan tenaga bagi rekan setim dan seluruh kontingen. Daniel berharap dapat kembali mengibarkan Merah Putih, kali ini lewat prestasi di arena karate. Sumber-sumber yang dibuka Kabar18 belum merinci tanggal pertandingan keduanya.

Sumber

Berita berikutnya

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.