Samin Tan Didakwa Menambang Ilegal di Jakarta Pusat
Samin Tan didakwa dalam perkara dugaan korupsi pengelolaan tambang batu bara PT Asmin Koalindo Tuhup. Jaksa menyebut kegiatan ilegal berlangsung pada 2017 hingga 2025.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Jakarta Pusat — Pengusaha batu bara Samin Tan didakwa melakukan penambangan, pengangkutan, dan penjualan batu bara secara ilegal dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (5/11/2026). Dakwaan itu mencakup kegiatan pada periode 2017 hingga 2025.
Jaksa penuntut umum menyebut Samin Tan merupakan pemilik manfaat PT Asmin Koalindo Tuhup (AKT). Ia didakwa tetap menjalankan kegiatan pertambangan setelah Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batu Bara milik PT AKT diakhiri berdasarkan keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral pada 19 Oktober 2017.
Menurut dakwaan, kegiatan tersebut berlangsung di wilayah tambang PT AKT dalam kawasan hutan di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. Jaksa juga menyebut Samin Tan memerintahkan Direktur PT AKT Bagus Jaya Wardhana untuk melanjutkan penambangan, pengangkutan, dan penjualan batu bara.
Dakwaan menyangkut pengelolaan tambang setelah izin berakhir
Perkara ini penting bagi pembaca karena menyangkut dugaan pengelolaan pertambangan batu bara setelah perjanjian usaha pertambangan perusahaan berakhir. Jaksa mendakwa kegiatan tersebut menimbulkan kerugian keuangan negara sebesar Rp17,7 triliun. Detik.com memuat nilai audit sebesar Rp 17.745.627.652.570,30, sedangkan Liputan6.com menyebut kerugian negara Rp 17,7 triliun.
Sidang pembacaan dakwaan digelar pada 5 November 2026, sementara laporan mengenai perkara tersebut terbit pada 5 dan 6 November 2026. Samin Tan didakwa dalam perkara dugaan korupsi penyimpangan pengelolaan pertambangan batu bara PT AKT. Laporan yang tersedia tidak menyebut jadwal persidangan berikutnya.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pertahanan
Helikopter TNI AD Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Seruyan
Helikopter Mi-17V5 TNI Angkatan Darat jatuh saat mengambil air untuk pemadaman karhutla di Seruyan. Satu kru meninggal, lima selamat, dan dua masih di…
Terbaru di Entrepreneur

Berita utama hari ini

Baca juga





