Kabar18.com

Kamis, 5 November 2026

Harga Ayam di Kandang Menekan Peternak Jawa Timur

Peternak broiler mandiri di Jawa Timur merugi karena harga ayam hidup di kandang bertahan di bawah HPP selama hampir tiga minggu. Mereka meminta pemerintah menekan biaya pakan dan membenahi tata niaga.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ribuan ayam pedaging putih di dalam fasilitas kandang ternak modern yang luas.
Ilustrasi: Ribuan ayam pedaging putih di dalam fasilitas kandang ternak modern yang luas. · Foto: Mark Stebnicki / Pexels

Surabaya — Peternak ayam broiler mandiri di Jawa Timur menghadapi kerugian karena harga ayam hidup di tingkat kandang berada pada kisaran Rp17.000 hingga Rp18.000 per kilogram selama hampir tiga minggu hingga Kamis (5/11/2026).

Koordinator Perhimpunan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo) Jawa Timur, Barry Saripudin, mengatakan harga tersebut berada di bawah harga pokok produksi (HPP) peternak yang mencapai sekitar Rp22.500 hingga Rp23.000 per kilogram. Selisih itu membuat peternak menanggung kerugian sekitar Rp5.500 hingga Rp6.000 per kilogram ayam yang dijual.

Barry menyebut peternak berada di ambang kebangkrutan karena biaya produksi tetap tinggi, sementara harga jual tidak mampu menutup pengeluaran. Tekanan juga berasal dari harga pakan yang berada di sekitar Rp10.000 per kilogram franco kandang. Harga jagung sebagai bahan baku pakan mencapai Rp7.800 hingga Rp8.000 per kilogram.

Harga kandang menekan keberlanjutan usaha peternak Jawa Timur

Ketidakseimbangan antara produksi dan daya beli membuat harga ayam hidup di tingkat kandang terus tertekan. Peternak mandiri dinilai memiliki ruang terbatas untuk menurunkan biaya produksi secara sendiri.

Permindo juga menyoroti harga soybean meal (SBM) impor yang berada di sekitar Rp10.000 per kilogram. Beban bahan baku pakan tersebut mempersempit margin usaha ketika harga ayam hidup masih jauh di bawah HPP.

Dalam keterangan lain yang dikutip pada hari yang sama, Agus menyebut HPP berada di sekitar Rp23.000 per kilogram, sedangkan harga ayam di kandang hanya Rp17.500 per kilogram. Angka itu menggambarkan tekanan yang dialami peternak di tengah biaya produksi yang tinggi.

Peternak mendesak pemerintah menekan biaya pakan dan membenahi tata niaga ayam. Langkah tersebut diharapkan dapat memperbaiki harga di tingkat kandang serta menjaga keberlanjutan usaha peternak broiler mandiri.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.