Satgas PKH Tutup Tambang Emas 275,36 Hektare di Nabire
Satgas PKH menutup tambang emas PT Kristalin Eka Lestari seluas 275,36 hektare di Nabire, Papua Tengah. Kawasan itu kini dikuasai negara dan direncanakan dikelola PT Antam.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Nabire — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menutup areal tambang emas milik PT Kristalin Eka Lestari seluas 275,36 hektare di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Kamis (22/10/2026). Penertiban dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Pengarah Satgas PKH.
Penertiban dilakukan bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, serta sejumlah pejabat lain. Kawasan tambang tersebut kini berada di bawah penguasaan negara melalui Satgas PKH.
Langkah itu mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Kristalin Eka Lestari dicabut melalui Surat Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 20261012-01-0001 tertanggal 12 Oktober 2026.
Pengelolaan tambang beralih ke negara
Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyatakan kawasan tambang yang telah diambil alih negara akan diserahkan kepada badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Aneka Tambang (Antam). Perusahaan itu direncanakan menjadi operator sekaligus investor untuk pengelolaan kawasan.
Penutupan tambang dan pencabutan izin menegaskan penghentian kegiatan pertambangan di area tersebut. Penertiban juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas PKH untuk menangani aktivitas pertambangan yang dinyatakan ilegal serta pelanggaran perizinan di kawasan hutan.
Angka tersebut merupakan hasil verifikasi lapangan tim gabungan Satgas PKH dan berbeda dari luas areal yang disebut dalam laporan penutupan, yakni 275,36 hektare.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pemerintahan
Satgas PKH Serahkan Rp13,24 Triliun dan 259.230 Hektare Hutan ke Negara
Satgas Penertiban Kawasan Hutan menyerahkan Rp13,24 triliun kepada negara dan mengembalikan penguasaan 259.230,73 hektare kawasan hutan dalam penyerah…
Terbaru di Pertahanan

Berita utama hari ini

Baca juga




