Kabar18.com

Jumat, 23 Oktober 2026

Satgas PKH Tutup Tambang Emas 275,36 Hektare di Nabire

Satgas PKH menutup tambang emas PT Kristalin Eka Lestari seluas 275,36 hektare di Nabire, Papua Tengah. Kawasan itu kini dikuasai negara dan direncanakan dikelola PT Antam.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning terparkir di area galian berbatu.
Ilustrasi: Sebuah ekskavator kuning terparkir di area galian berbatu. · Foto: Gaspar Zaldo / Pexels

Nabire — Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menutup areal tambang emas milik PT Kristalin Eka Lestari seluas 275,36 hektare di Distrik Makimi, Kabupaten Nabire, Papua Tengah, pada Kamis (22/10/2026). Penertiban dipimpin Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin selaku Ketua Pengarah Satgas PKH.

Penertiban dilakukan bersama Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, serta sejumlah pejabat lain. Kawasan tambang tersebut kini berada di bawah penguasaan negara melalui Satgas PKH.

Langkah itu mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025. Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Kristalin Eka Lestari dicabut melalui Surat Keputusan Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Nomor 20261012-01-0001 tertanggal 12 Oktober 2026.

Pengelolaan tambang beralih ke negara

Jaksa Agung Sanitiar Burhanuddin menyatakan kawasan tambang yang telah diambil alih negara akan diserahkan kepada badan usaha milik negara (BUMN), yakni PT Aneka Tambang (Antam). Perusahaan itu direncanakan menjadi operator sekaligus investor untuk pengelolaan kawasan.

Penutupan tambang dan pencabutan izin menegaskan penghentian kegiatan pertambangan di area tersebut. Penertiban juga menjadi bagian dari pelaksanaan tugas Satgas PKH untuk menangani aktivitas pertambangan yang dinyatakan ilegal serta pelanggaran perizinan di kawasan hutan.

Angka tersebut merupakan hasil verifikasi lapangan tim gabungan Satgas PKH dan berbeda dari luas areal yang disebut dalam laporan penutupan, yakni 275,36 hektare.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pertahanan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.