TNI AL Gagalkan Pengiriman Rokok Ilegal di Jawa Timur
TNI Angkatan Laut mengamankan 1.429.580 batang rokok, 180 karung pupuk bersubsidi, dan moke dalam rangkaian penindakan di Jawa Timur pada September 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
Editor: Mursyid Sonsang
· 2 menit baca
Surabaya — TNI Angkatan Laut menggagalkan pengiriman rokok ilegal dan pupuk bersubsidi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada Senin, 14 September 2026. Penindakan dilakukan jajaran Komando Daerah TNI AL (Kodaeral) V bersama unsur satuan intelijen dan Detasemen Polisi Militer Lanal Batuporon.
Menurut laporan detikJatim, petugas mengamankan 1.429.580 batang rokok dari 58 merek. Barang bukti itu terdiri atas 1.402.830 batang rokok tanpa cukai dan 26.750 batang rokok dengan cukai. Petugas juga menemukan 180 karung pupuk bersubsidi dengan berat masing-masing 50 kilogram. Total pupuk yang diamankan mencapai 9 ton, terdiri atas jenis urea dan NPK merek Ponska.
Penindakan terhadap rokok dan pupuk dilakukan terhadap kendaraan yang diduga digunakan untuk mengangkut barang tanpa dokumen. Laporan Suara Surabaya menyebut petugas memeriksa 14 kendaraan dalam perkara tersebut. Perhitungan awal yang dikutip media itu menyebut potensi kerugian negara dari rokok ilegal sekitar Rp1,72 miliar dan dari pupuk bersubsidi sekitar Rp87,8 juta.
Penindakan menyasar distribusi barang tanpa dokumen
Informasi mengenai pengamanan barang disampaikan dalam konferensi pers di Mako Kodaeral V, Surabaya, pada Selasa, 22 September 2026. Selain perkara di Bangkalan, Kodaeral V juga menggagalkan pengiriman minuman keras jenis moke dari Nusa Tenggara Timur menuju Surabaya. Penindakan moke dilakukan pada 12 September 2026 di Dermaga Jamrud Selatan.
Laporan detikJatim menyebut jajaran Kodaeral V mengamankan 2,35 ton minuman keras. Suara Surabaya melaporkan petugas menemukan botol dan jeriken berisi moke, 26 kardus barang campuran, serta satu parang dari sebuah truk tanpa dokumen. Satu sopir dan dua penumpang turut diamankan.
Rokok ilegal kemudian dimusnahkan dengan cara sebagian dibakar dan sebagian besar dikubur bersama minuman keras yang telah dikucurkan ke tanah. Pupuk bersubsidi diserahkan kepada Dinas Pertanian Jawa Timur, sesuai laporan Suara Surabaya.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Pertahanan

TNI Terlibat Kontak Senjata dengan TPNPB-OPM di Nduga
Kontak senjata terjadi saat personel TNI mengejar kelompok TPNPB-OPM pimpinan Egianus Kogoya di hutan Nduga. Pasukan TNI dilaporkan berhasil memukul m…
Berita utama hari ini

Baca juga




