16.000 Pelari Ikuti Pocari Sweat Run Bandung Akhir Pekan Ini, Jalan Tidak Ditutup Penuh
Pocari Sweat Run Bandung 2026 berlangsung 19–20 September dengan start dan finis di Balai Kota. Wali Kota Muhammad Farhan memastikan tak ada penutupan jalan penuh; polisi mengatur pengalihan arus. Hotel, kata Farhan, terisi penuh.
Oleh Asyinta Sastra
· 3 menit baca Diperbarui
Bandung — Sekitar 16.000 pelari dijadwalkan turun ke jalan-jalan Kota Bandung pada Sabtu dan Minggu, 19–20 September 2026, dalam Pocari Sweat Run Bandung 2026. Start dan finis berada di Balai Kota. Pemerintah kota tidak menutup jalan secara penuh: pelari berbagi ruas dengan kendaraan, diatur polisi.
Lomba yang digelar Pocari Sweat bersama Jenius by SMBC Indonesia itu dipecah ke dua hari. IDN Times Jabar memperkirakan sekitar 7.600 orang turun di nomor 10 kilometer pada Sabtu, sedangkan sekitar 8.400 orang lain mengikuti half marathon, atau setengah maraton, pada Minggu.
Susunan acara yang dikutip Tirto dari akun Instagram @pocarisportid menunjukkan pelari 10K dilepas dalam tiga gelombang, pukul 04.45, 04.52, dan 05.00 WIB, dengan batas waktu lomba (cut off time) pukul 07.00. Pada hari kedua, gelombang setengah maraton berangkat pukul 04.00, 04.07, dan 04.15 WIB; pelari harus melewati kilometer 13,8 sebelum pukul 06.45 dan finis paling lambat pukul 07.45. IDN Times menulis rentang yang lebih longgar untuk hari kedua, pukul 04.00–08.00 WIB.
Rute 10K berangkat dari Jalan Perintis Kemerdekaan, menyusuri Wastukencana dan Cicendo, berlanjut ke Jalan Ir H Juanda dan kawasan Dago, lalu melewati Diponegoro dan RE Martadinata (Riau) sebelum kembali ke Balai Kota melalui Jalan Merdeka. Lintasan setengah maraton lebih luas: Supratman, A Yani, Kiaracondong, dan Gatot Subroto, kemudian Asia Afrika, Jenderal Sudirman, Gardujati, hingga Pajajaran.
Berbagi jalan, bukan menutup
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menjelaskan pola pengamanan itu di Bandara Husein Sastranegara, Jumat, 18 September. “Tidak ada penutupan jalan sama sekali. Hanya ada pengalihan dan sharing,” ujar Farhan. Menurut dia, pengaturan arus sepenuhnya di tangan kepolisian dengan dukungan Dinas Perhubungan, dan pelari ikut berhenti ketika lampu lalu lintas menyala merah.
Rekayasa berlaku sekitar pukul 05.00–07.00 WIB pada Sabtu dan 04.00–08.00 WIB pada Minggu. Pengamanan melibatkan panitia, polisi, TNI, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP.
IDN Times menambahkan, Dishub dan Satpol PP berpatroli sejak malam sebelumnya, sementara tim kesehatan disiagakan di titik-titik yang dinilai krusial.
Mengapa ini penting
Bagi Bandung, lomba sebesar ini berarti pemasukan sekaligus ujian mengelola kota.
Bagi warga, konsekuensinya perjalanan pagi yang berpotensi lebih lambat. Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengimbau penumpang kereta dari Stasiun Bandung, Kiaracondong, dan Cimahi berangkat lebih awal selama dua hari lomba. RRI Bandung melaporkan, boarding di tiga stasiun itu ditutup lima menit sebelum kereta berangkat.
Minat pada lomba lari memang sedang tinggi. Alfamart Run 2026, yang dijadwalkan 18 Oktober di kawasan Gelora Bung Karno, Jakarta, hanya menyediakan 5.000 slot, tetapi lebih dari 3,3 juta orang berebut tiketnya, tulis Inilah.com. Artinya, ada sekitar 660 peminat untuk setiap slot.
Investortrust mencatat biaya pendaftarannya Rp600.000. Marketing Director Alfamart Ryan Alfons Kaloh mengatakan lomba itu memang dirancang dengan peserta terbatas.
Angka kunci
- 7.600 dan 8.400 — perkiraan peserta 10K dan setengah maraton (IDN Times Jabar).
- 3,3 juta berbanding 5.000 — peminat dan slot Alfamart Run 2026 (Inilah.com).
Apa selanjutnya
Nomor setengah maraton dilepas Minggu, 20 September, mulai pukul 04.00 WIB, dengan rekayasa lalu lintas hingga sekitar pukul 08.00. Menurut susunan acara, pemenang diumumkan pukul 07.10 dan panggung ditutup penampilan Mingse bersama Akbar Chalay; pada hari pertama panggung diisi Raissa Anggiani. Tirto mengingatkan jadwal dapat berubah mengikuti keputusan penyelenggara.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Imigrasi Catat 17.597 Tindakan Terhadap Warga Asing Sepanjang Januari hingga September 2026.
Direktorat Jenderal Imigrasi mencatat 17.597 tindakan administratif terhadap warga negara asing hingga September 2026. Sebanyak 5.310 tindakan berupa…
Terbaru di Gaya Hidup

Berita utama hari ini

Baca juga




