Artis dan Influencer Galang Bantuan Karhutla di Palangka Raya
Sejumlah artis dan influencer menggalang bantuan untuk warga, hutan, dan satwa terdampak karhutla. Penyaluran awal diarahkan ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Palangka Raya — Sejumlah artis dan influencer menggalang bantuan untuk penanganan dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan penyaluran awal diarahkan ke Palangka Raya, Kalimantan Tengah, pada 20 Oktober 2026.
Sherina Munaf disebut turun langsung membantu pemadaman karhutla di Kalimantan Tengah pada awal September 2026. Ia juga menggalang dana melalui gerakan Pawerful Voices untuk mendukung kebutuhan petugas dan relawan di wilayah terdampak.
Luna Maya menggalang dana melalui kegiatan Main Bareng Luna di Bogor Aquatic, Kota Bogor, Jawa Barat, pada 8 Oktober 2026. Dana tersebut diarahkan untuk membantu pemulihan hutan, kebutuhan operasional tim lapangan, serta perawatan satwa liar yang terdampak kebakaran. Yayasan Luna Maya Nawasena bekerja sama dengan Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI) dalam penyaluran bantuan.
Ferry Irwandi bergerak melalui gerakan Patungan untuk Hutan. Sementara itu, Nikita Willy dan suaminya mengajak masyarakat memberikan bantuan yang akan dibawa tim mereka ke lokasi terdampak, dengan Palangka Raya sebagai tujuan terdekat. Tasya Farasya juga merencanakan posko bantuan berupa ruang aman asap di Palangka Raya yang ditargetkan mulai beroperasi pada 23 Oktober 2026.
Bantuan menyasar warga, hutan, dan satwa liar
Karhutla berdampak pada keselamatan warga sekaligus kawasan hutan dan habitat satwa. Karena itu, bentuk dukungan yang diberitakan mencakup pemadaman, logistik bagi petugas dan relawan, penggalangan dana, perlindungan warga dari kabut asap, serta pemulihan ekosistem.
Penggalangan dana Luna Maya juga melibatkan Marianne Rumantir melalui TS Media. Bantuan publik dapat diarahkan untuk kebutuhan darurat dan pekerjaan pemulihan setelah kebakaran. Penyaluran langsung ke wilayah terdampak menjadi rencana tim Nikita Willy, sedangkan posko yang direncanakan Tasya Farasya ditujukan terutama bagi kelompok rentan seperti bayi, anak-anak, dan lansia.
Langkah berikutnya yang disebut dalam laporan adalah penyaluran bantuan ke Palangka Raya serta rencana pengoperasian posko ruang aman asap pada 23 Oktober 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini
Pemerintahan
Kemenkes Wajibkan Puskesmas Terdampak Karhutla Buka Rumah Oksigen
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mewajibkan puskesmas di wilayah terdampak karhutla membuka rumah oksigen dan menyediakan obat untuk ISPA serta d…
Terbaru di Hiburan

Berita utama hari ini

Baca juga




