Trump Buka Peluang Pertemuan dengan Xi dan Putin di Shenzhen
Donald Trump membuka peluang pertemuan dengan Xi Jinping dan Vladimir Putin untuk membahas nuklir, denuklirisasi, serta perdagangan di sela-sela KTT APEC November di Shenzhen.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan pada 19 Oktober 2026 terbuka untuk pertemuan tiga pihak dengan Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin guna membahas senjata nuklir, denuklirisasi, serta perdagangan. Pertemuan itu berpotensi berlangsung di sela-sela KTT Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC) pada November di Shenzhen, China.
Trump mengatakan pertemuan akan berfokus pada senjata nuklir dan denuklirisasi, bukan terutama upaya mengakhiri perang di Ukraina. Ia juga menyebut perdagangan sebagai isu lain yang mungkin dibahas apabila Xi menyetujui pertemuan tersebut.
Rencana itu belum final. Gedung Putih telah membicarakan kemungkinan pertemuan tersebut selama beberapa pekan, sementara Kremlin menyebut kemungkinan pertemuan tiga pemimpin itu telah dibahas. Ketiga negara belum mengumumkan kesepakatan resmi mengenai format, agenda, atau jadwal pertemuan.
Pertemuan dapat membuka jalur pembahasan nuklir dan perdagangan
Bagi Indonesia, forum APEC menjadi konteks penting karena mempertemukan negara-negara dengan pengaruh besar terhadap keamanan dan ekonomi kawasan Asia-Pasifik. Pembahasan pengendalian senjata nuklir dapat memengaruhi arah diplomasi keamanan global, sedangkan isu perdagangan berpotensi berdampak pada hubungan ekonomi antarnegara.
Trump dijadwalkan menghadiri pertemuan pemimpin APEC di Shenzhen pada 18–19 November 2026. Xi dan Putin juga disebut berpotensi hadir dalam rangkaian agenda tersebut. Ketiga pemimpin sebelumnya telah bertemu secara terpisah, tetapi belum pernah mengadakan pembicaraan resmi bersama.
Agenda dan kepastian pertemuan masih menunggu persetujuan para pihak. Sumber yang dikutip menyebut tidak ada pengumuman final mengenai pertemuan trilateral itu.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Trump Pertimbangkan Sanksi Dilonggarkan, Brent Turun di Beijing
Harga minyak mentah Brent turun menjadi US$104,67 per barel pada 15 Oktober 2026 setelah Amerika Serikat mempertimbangkan pelonggaran sanksi kapal arm…
Terbaru di Internasional
Berita utama hari ini

Baca juga





