Dudung Sebut Hercules Dikerahkan untuk Atasi Karhutla di Indonesia
Dudung Abdurachman menyebut pemerintah memperkuat penanganan karhutla dengan personel gabungan dan operasi udara. Hercules akan mendukung modifikasi cuaca menggunakan es kering.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Jakarta — Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Dudung Abdurachman menyatakan pemerintah mengerahkan kekuatan darat dan udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan di sejumlah wilayah Indonesia pada 20 Oktober 2026.
Presiden Prabowo Subianto meminta Panglima Tentara Nasional Indonesia Jenderal Agus Subiyanto menggunakan pesawat Hercules untuk mendukung operasi modifikasi cuaca dengan menyemai es kering. Sebelumnya, operasi tersebut dilakukan menggunakan pesawat Casa.
Dudung mengatakan penanganan karhutla diarahkan berlangsung secara masif. Pemerintah juga mengerahkan Tentara Nasional Indonesia, Kepolisian Negara Republik Indonesia, dan aparat lain untuk memperkuat penanganan di lapangan.
Penggunaan es kering ditujukan untuk membantu melabilkan atmosfer agar asap yang terperangkap dapat naik dan menyebar. Pemerintah berharap langkah tersebut mengurangi konsentrasi asap dan memperbaiki jarak pandang. Operasi ini berbeda dari modifikasi cuaca untuk merangsang hujan karena penyemaian es kering berfokus pada penguraian asap.
Operasi udara memperluas penanganan karhutla
Kabut asap dapat mengganggu kesehatan, mobilitas, dan aktivitas penerbangan di wilayah terdampak. Perintah pengerahan Hercules memperbesar dukungan udara yang sebelumnya menggunakan pesawat Casa, sementara personel gabungan tetap menangani kebakaran melalui operasi darat.
Arahan itu disampaikan dalam rapat terbatas penanganan karhutla di Istana Merdeka, Jakarta, pada 19 Oktober 2026. Penanganan dilakukan tanpa menunggu hujan dan mencakup penyiraman air dari udara atau water bombing.
Kondisi lahan gambut membuat penanganan kebakaran tidak mudah. Asap yang terperangkap perlu diurai agar konsentrasinya berkurang dan jarak pandang membaik.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
Prabowo Pacu Ekspor Nasional dari Jakarta Menjelang Akhir 2026
Presiden Prabowo Subianto meminta ekspor nasional dipacu dari seluruh sektor menjelang akhir 2026. Pemerintah menyiapkan satuan tugas untuk menangani…
Terbaru di Analisis

Baca juga



