Kabar18.com

Minggu, 1 November 2026

BEM Udayana Buka Ruang Aspirasi Warga di CFD Renon Bali

BEM Universitas Udayana membuka ruang aspirasi warga di CFD Lapangan Renon, Denpasar, melalui tulisan dan simbol tiga jari. Kegiatan itu juga disertai penggalangan dana untuk korban karhutla di Kalimantan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Lorong bangunan tua berdinding kuning dengan deretan lengkungan dan lantai bermotif tanpa ada orang.
Ilustrasi: Lorong bangunan tua berdinding kuning dengan deretan lengkungan dan lantai bermotif tanpa ada orang. · Foto: Pew Nguyen / Pexels

Denpasar — Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Udayana menggelar aksi simbolik di kawasan Car Free Day (CFD) Lapangan Renon, Denpasar, Bali, Minggu, 1 November 2026 pagi.

Kegiatan dimulai pukul 07.00 Wita dengan mengajak warga menuliskan aspirasi, pesan, dan keluhan pada media yang disediakan panitia. Peserta dan sejumlah pengunjung CFD juga mengacungkan tiga jari sebagai bagian dari aksi.

Koordinator Analisis dan Pergerakan BEM Universitas Udayana, Ni Kadek Sri Yulianti, mengatakan kegiatan itu dipilih sebagai ruang bagi masyarakat yang tidak berani menyampaikan pendapat secara langsung melalui demonstrasi. Isu yang disoroti meliputi kebakaran hutan dan lahan, korupsi, upah minimum provinsi Bali yang dinilai belum memenuhi standar hidup layak, serta persoalan bahan bakar minyak.

Aksi tersebut juga diisi penggalangan dana untuk membantu masyarakat terdampak kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan. Tulisan warga akan dihimpun oleh BEM Universitas Udayana dan direncanakan dibawa dalam aksi lanjutan sebagai representasi suara masyarakat Bali.

Aspirasi warga dibawa ke aksi lanjutan

Kegiatan di CFD memberi ruang partisipasi langsung kepada warga melalui tulisan, pembacaan pesan, dan donasi. Cara ini membuat aspirasi publik dapat disampaikan tanpa harus mengikuti demonstrasi terbuka.

Bagi pembaca di tingkat nasional, isu yang dibawa dalam kegiatan tersebut berkaitan dengan persoalan lingkungan, tata kelola pemerintahan, standar penghidupan, dan ketersediaan energi. Penggalangan dana juga menghubungkan kegiatan di Bali dengan dampak kebakaran hutan dan lahan yang dirasakan masyarakat di Kalimantan.

BEM Universitas Udayana menyatakan tulisan yang terkumpul tidak berhenti sebagai dokumentasi. Materi itu akan diakomodasi untuk dibawa pada aksi selanjutnya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.