BKPK Bekali Siswa SMAN Jakarta Hadapi Gigitan Ular
BKPK memberi edukasi kesehatan kepada siswa SMAN Jakarta pada 30 Oktober 2026. Materinya meliputi pertolongan pertama gigitan ular dan kesiapsiagaan bencana.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan (BKPK) mengadakan kegiatan BKPK Mengajar bagi siswa kelas X dan XI SMAN Jakarta pada 30 Oktober 2026.
Materi yang diberikan mencakup pertolongan pertama dalam menangani gigitan ular dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Pusat Kebijakan Sistem Ketahanan Kesehatan menghadirkan Tri Maharani dan Ira Cyndira Tresna sebagai narasumber.
Selain mengikuti paparan, para siswa mempraktikkan imobilisasi dan pencucian luka gigitan ular. Mereka juga mengikuti simulasi evakuasi bencana sebagai bagian dari pembekalan pengetahuan kesehatan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pembekalan memberi keterampilan keselamatan praktis
Dalam materi gigitan ular, Tri Maharani menjelaskan pentingnya mengidentifikasi ular dan melakukan imobilisasi dengan membidai bagian tubuh yang tergigit. Materi tersebut diarahkan untuk membantu peserta memahami langkah pertolongan awal sebelum memperoleh penanganan lebih lanjut.
Ira Cyndira Tresna menjelaskan bahwa kesiapsiagaan perlu disesuaikan dengan jenis bencana. Peserta diarahkan menyiapkan tas berisi masker, senter, peluit, korek api, obat-obatan, makanan tahan lama, dan air mineral secukupnya.
Untuk menghadapi gempa, siswa diminta merunduk dan berlindung di bawah meja. Saat kebakaran, evakuasi dilakukan melalui tangga darurat, bukan lift. Dalam situasi banjir atau tsunami, peserta diarahkan mencari tempat yang paling tinggi.
Kegiatan ini menempatkan penanganan gigitan ular dan respons bencana sebagai pengetahuan praktis bagi siswa, keluarga, dan komunitasnya.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Kesehatan

Kemenkes Perkuat Kompetensi Tenaga Kesehatan lewat ACT
Kemenkes dan KKI mengembangkan Advanced Clinical Training bagi tenaga medis dan tenaga kesehatan nonspesialis. Sembilan dokumen kerja sama ACT ditanda…
Berita utama hari ini


