Kemenkes Perluas Imunisasi HPV Anak Laki-Laki di Tiga Provinsi
Kementerian Kesehatan memulai perluasan imunisasi HPV gratis untuk anak laki-laki di tiga provinsi pada 2026. Cakupan di wilayah tersebut mencapai 88 persen.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan perluasan imunisasi Human Papillomavirus (HPV) gratis untuk anak laki-laki dimulai pada 2026 di DKI Jakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Bali pada 29 Oktober 2026.
Program ini menyasar anak usia 10–11 tahun atau siswa kelas 5 sekolah dasar. Imunisasi HPV bagi anak perempuan telah berjalan secara nasional sejak 2023, sedangkan pemberian kepada anak laki-laki diperkenalkan di tiga provinsi pada 2026.
Kemenkes menyatakan imunisasi tersebut menjadi bagian dari pencegahan kanker sejak usia sekolah. Perlindungan melalui vaksinasi ditujukan untuk mencegah infeksi HPV yang dapat berkaitan dengan sejumlah kanker, termasuk kanker leher rahim serta kanker pada laki-laki.
Data imunisasi rutin per 25 Oktober 2026 menunjukkan cakupan imunisasi HPV anak laki-laki kelas 5 SD di tiga provinsi perluasan mencapai 88 persen.
Perluasan imunisasi memperluas perlindungan anak
Bagi pembaca di Indonesia, kebijakan ini menandai perluasan sasaran imunisasi rutin dari program yang sebelumnya berfokus pada anak perempuan. Pelaksanaan di DKI Jakarta, DIY, dan Bali menjadi tahap awal pemberian vaksin HPV gratis kepada anak laki-laki melalui program imunisasi sekolah.
Kemenkes juga menyampaikan rencana memperluas vaksinasi anak laki-laki pada 2027 ke Banten, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Tahap berikutnya disebut akan mengikuti cakupan imunisasi dan kesiapan program di daerah.
Edukasi masyarakat dan skrining kanker leher rahim tetap menjadi bagian dari upaya pencegahan kanker. Imunisasi diberikan pada usia sekolah sebelum risiko paparan HPV meningkat, dengan pelaksanaan melalui layanan imunisasi anak sekolah.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Jakarta Perkuat Pendampingan Digitalisasi Pasar
Indeks inklusi keuangan DKI Jakarta mencapai 99,74 persen dalam SNLIK 2026. Pemerintah daerah dan mitra industri memperkuat pendampingan digitalisasi…
Terbaru di Kesehatan

Berita utama hari ini

Baca juga




