Kabar18.com

Jumat, 6 November 2026

BMKG Deteksi 685 Titik Panas di Papua Selatan

BMKG mencatat 685 titik panas berkepercayaan tinggi di Papua Selatan selama pemantauan satelit 10 hari terakhir hingga 5 November 2026. Hujan sedang berpotensi terjadi pada 6–9 November.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Deretan pohon di padang rumput kering berlatar langit berawan cerah.
Ilustrasi: Deretan pohon di padang rumput kering berlatar langit berawan cerah. · Foto: Gundula Vogel / Pexels

Merauke — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi 685 titik panas berkepercayaan tinggi di Papua Selatan dalam pemantauan citra satelit selama 10 hari terakhir yang dilaporkan pada 5 November 2026.

Data tersebut menempatkan Papua Selatan sebagai provinsi dengan jumlah titik panas berkepercayaan tinggi terbanyak dalam pemantauan itu. BMKG menyatakan titik panas tidak selalu menunjukkan kebakaran, tetapi titik panas berkepercayaan tinggi menjadi indikator yang perlu diperhatikan dalam pemantauan kebakaran hutan dan lahan.

Prakiraan cuaca BMKG untuk Papua Selatan pada 6–9 November 2026 menunjukkan peluang hujan dengan intensitas sedang. Pada saat yang sama, kondisi panas dan kering masih menjadi faktor yang perlu diwaspadai di sejumlah wilayah.

Ancaman karhutla masih relevan bagi pembaca di Papua

Informasi ini penting karena Papua Selatan masih menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan ketika musim hujan mulai berpeluang datang. BMKG memperkirakan potensi karhutla masih perlu diwaspadai sepanjang November dan mulai berkurang pada awal Desember seiring meningkatnya peluang hujan.

Dalam laporan sebelumnya, BMKG menyebut pemantauan titik panas dan pergerakan asap terus dilakukan di Papua Selatan. Asap dari wilayah tersebut hingga 30 Oktober 2026 umumnya bergerak ke arah barat atau barat laut. BMKG juga menyatakan titik panas masih ditemukan di bagian selatan Papua Selatan.

Untuk mendukung penanganan karhutla, operasi modifikasi cuaca di Papua Selatan telah dilaksanakan sejak 22 Oktober 2026 dan direncanakan berlangsung hingga 5 November 2026. Hingga koordinasi berlangsung, operasi itu mencapai 13 sorti penerbangan dengan pesawat Cessna Caravan dan membawa total 13 ton bahan semai.

BMKG berharap peningkatan potensi awan yang bergerak ke wilayah selatan dapat meningkatkan peluang hujan di sekitar Kabupaten Merauke sehingga titik panas berkurang lebih luas.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.