Kabar18.com

Minggu, 18 Oktober 2026

Boy Thohir Ungkap Pelajaran Membangun Adaro dari Jakarta

Garibaldi Thohir membagikan pelajaran dari perjalanan membesarkan Adaro di Jakarta. Akuisisi pada 2005 dan IPO pada 2008 menjadi bagian penting kisah bisnisnya.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Alat berat ekskavator raksasa beroperasi di area pertambangan terbuka yang luas.
Ilustrasi: Alat berat ekskavator raksasa beroperasi di area pertambangan terbuka yang luas. · Foto: Karl Gerber / Pexels

Jakarta — Garibaldi Thohir atau Boy Thohir membagikan perjalanan membesarkan Adaro dan nilai kehidupan pada Ahad (18/10/2026). Dalam keterangannya, ia menekankan pentingnya memanfaatkan kesempatan, menjalani proses dengan baik dan benar, serta bangkit setelah menghadapi masa sulit.

Perjalanan bisnis Boy membesarkan Adaro mencakup akuisisi saham PT Adaro Indonesia pada 2005. PT Alam Tri Abadi, perusahaan yang dibentuk bersama Benny Subianto, membeli 49 persen saham Adaro Indonesia dari New Hope Corporation dan MEC Indocoal. Nilai transaksi tersebut dilaporkan mencapai 378 juta dolar AS.

Pada 2008, Adaro Energy melantai di Bursa Efek Indonesia. Perusahaan menawarkan sekitar 11,14 miliar saham dengan harga Rp 1.100 per saham dan menghimpun dana sekitar Rp 12,25 triliun. Boy pernah menjelaskan bahwa akuisisi Adaro menggunakan skema leveraged buyout atau LBO, yakni pembelian perusahaan dengan memanfaatkan pembiayaan utang.

Pelajaran Boy Thohir dari perjalanan membesarkan Adaro

Menurut Boy, satu atau dua kesempatan besar dalam hidup dapat mengubah perjalanan seseorang. Ia juga menyampaikan bahwa kesempatan untuk kembali bangkit tidak terlepas dari pertolongan Tuhan. Pengalaman tersebut menjadi pelajaran yang ia bagikan kepada generasi muda.

Boy mengingatkan agar kehidupan dijalani secara baik dan benar serta setiap proses diikuti. Ia juga menekankan bahwa kesempatan perlu dimanfaatkan ketika datang. Dalam konteks Adaro, penawaran umum perdana saham menjadi salah satu langkah untuk memperoleh dana publik dan mengurangi beban utang.

Perjalanan tersebut menunjukkan rangkaian langkah bisnis yang dimulai dari akuisisi pada 2005 dan berlanjut dengan pencatatan saham pada 2008. Informasi mengenai nilai transaksi, jumlah saham, harga penawaran dan dana yang dihimpun menjadi bagian dari konteks perkembangan bisnis Adaro yang disampaikan dalam laporan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Terbaru di Tokoh

  2. Berita utama hari ini

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.