Kabar18.com

Sabtu, 17 Oktober 2026

Suyudi Ario Seto Meninjau Jejak Perjuangan Marsinah di Nganjuk

Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengunjungi Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah di Nganjuk pada 17 Oktober 2026 setelah berziarah ke makam Pahlawan Nasional tersebut.

Oleh

· 2 menit baca

Nganjuk — Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengunjungi Museum dan Rumah Singgah Ibu Marsinah di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu, 17 Oktober 2026.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Kapolri di Nganjuk. Sebelum melihat museum, Suyudi berziarah ke makam Marsinah, lalu mengunjungi rumah tinggal Marsinah dan keluarganya. Di museum, ia meninjau ruang yang menyimpan dokumentasi perjuangan aktivis buruh tersebut.

Rombongan Kapolri didampingi sejumlah pejabat, antara lain Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kapolda Jawa Timur Irjen Dekananto Eko Purwono, Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, Wakil Bupati Nganjuk Trihandy Cahyo Saputro, dan Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan. Mereka disambut Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan sekaligus Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani Nena Wea serta Wijiati, adik kandung Marsinah.

Andi Gani menjelaskan sejarah berdirinya museum dan rumah singgah yang menjadi tempat mengenang perjuangan Marsinah dalam memperjuangkan hak-hak pekerja. Kapolri juga melihat kamar asli Marsinah yang masih dipertahankan dan berbincang dengan Wijiati sebelum bertolak ke Jakarta.

Museum Marsinah Menjaga Memori Perjuangan Buruh

Kunjungan ini relevan bagi pembaca karena menghubungkan agenda kepolisian dengan ruang sejarah perjuangan pekerja di daerah. Museum tersebut menyimpan dokumentasi dan bagian dari perjalanan hidup Marsinah, sehingga dapat menjadi tempat pembelajaran mengenai hak pekerja, kemanusiaan, dan keadilan sosial.

Marsinah dikenal sebagai aktivis buruh. Ia kemudian dianugerahi gelar Pahlawan Nasional oleh Presiden Prabowo Subianto. Kompleks Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah di Desa Nglundo menjadi tempat untuk merawat ingatan atas perjuangannya.

Setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan di Kabupaten Nganjuk, Kapolri dan rombongan melanjutkan perjalanan menuju Surabaya.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.