Dirut PDAM Tirta Mayang Khawatir Jika Stockpile Batu bara Tetap Dibangun
Direktur PDAM Tirta Mayang, Dwike Riantara, dihadapan langsung Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, menyatakan sangat mengkhawatirkan terhadap rencana pembangunan stockpile batu bara.
Reporter: ASR
· 1 menit baca
JAMBI,KABAR18.COM - Direktur PDAM Tirta Mayang, Dwike Riantara, dihadapan langsung Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, menyatakan sangat mengkhawatirkan terhadap rencana pembangunan stockpile batu bara, yang lokasinya berdekatan dengan Intake PDAM Aurduri.
Kekhawatirannya itu, disampaikan Dwike Riantara, disela-sela laporannya sebelum dilakukan peletakan batu pertama pembangunan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Aurduri 4 PDAM Tirta Mayang Kota Jambi, oleh Pj Walikota Jambi, Sri Purwaningsih, di Kelurahan Aurkenali, Jumat 1 Desember 2023, sore.
Menuerut Dwike Riantara, sumber bahan baku semua instalasi pengolahan air, adalah dari air sungai Batanghari yang diambil melalui intake, jarak lokasinya sekitar dua kilometer dari pusat instalasi pengolahan air (IPA) Aurduri PDAM Tirta Mayang Kota Jambi.
Dengan rencana pembangunan stockpile batu bara yang lokasinya persis berdekatan dengan lokasi intake PDAM Tirta Mayang itu, dikhawatirkan akan berdampak terhadap kualitas air baku yang di ambil dan dialirkan ke IPA, kualitasnya jelek. Sehingga hasilnya berdampkan terhadap pengolahan air bersih, ini harus dipikirkan bersama-sama.
“Kami sedikit menyampaikan kekhawatiran, karena sungai Batanghari itu satu-satunya sumber air untuk PDAM Tirta Mayang. Tidak ada lagi yang lain, kita hanya punya satu-satunya adalah dari sungai Batanghari,” ujar Dwike Riantara.
“Itu aspirasi yang memang harus disampaikan, kepada Pj Wali Kota Jambi,” pungkas Dwike Riantara.*
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga





