Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Hashim Sebut Ekonomi Abu-abu Indonesia Mencapai 30–40 Persen

Hashim Djojohadikusumo menyebut ekonomi abu-abu Indonesia mencapai sekitar 30–40 persen dari ekonomi nasional. Pemerintah, kata dia, menyiapkan rekening gratis dan penyaluran bantuan sosial secara digital.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Ponsel pintar, kartu perbankan, kalkulator kecil, dan pena di atas latar biru.
Ilustrasi: Ponsel pintar, kartu perbankan, kalkulator kecil, dan pena di atas latar biru. · Foto: Nataliya Vaitkevich / Pexels

Jakarta — Hashim Djojohadikusumo mengatakan ekonomi abu-abu Indonesia mencapai sekitar 30–40 persen dari ekonomi nasional dalam forum Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta pada 13 Oktober 2026.

Mengapa ini penting: Rencana yang disampaikan Hashim mencakup rekening gratis bagi sekitar 30 persen penduduk yang belum memiliki rekening serta perubahan penyaluran bantuan sosial ke rekening digital.

Menurut Hashim, Bank Dunia memperkirakan nilai ekonomi abu-abu tersebut membuat ukuran ekonomi Indonesia sebenarnya mendekati US$2,1 triliun, bukan sekitar US$1,5 triliun yang tercatat secara nominal.

Rencana rekening gratis

Hashim mengatakan pemerintah mendorong digitalisasi transaksi untuk menjangkau kegiatan ekonomi yang belum tercatat dalam sistem formal. Ia menyebut sekitar 30 persen penduduk Indonesia belum memiliki rekening bank.

Dalam rapat kabinet yang dihadirinya, kata Hashim, Bank Syariah Indonesia dan Bank Rakyat Indonesia ditugaskan menyediakan rekening bagi kelompok masyarakat tersebut. Biaya pembukaan rekening yang sebelumnya disebut Rp50 ribu direncanakan digratiskan.

Rencana itu juga mencakup penyaluran bantuan sosial melalui rekening digital yang dapat diakses lewat telepon seluler. Hashim mengatakan bantuan tidak lagi disalurkan dalam bentuk uang tunai, melainkan dikirimkan ke rekening penerima.

Perbedaan angka dalam pernyataan

Dalam forum yang sama, Hashim juga menyebut perkiraan ekonomi abu-abu dapat mencapai 35–40 persen. Ia mengatakan Bank Dunia bahkan meyakini angka riilnya bisa mencapai 45 persen.

Angka 30–40 persen dan nilai US$2,1 triliun merupakan pernyataan Hashim mengenai perkiraan Bank Dunia, bukan angka resmi produk domestik bruto Indonesia.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Ekonomi & Keuangan

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.