Dispar DIY Dorong Quality Tourism untuk Perpanjang Lama Tinggal Wisman
Dispar DIY mengarahkan pariwisata dari mass tourism ke quality tourism untuk memperbesar belanja wisatawan dan memperpanjang lama tinggal wisman. Promosi menyasar pasar jarak jauh dan segmen minat khusus.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Yogyakarta — Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispar DIY) mendorong pergeseran dari mass tourism menuju quality tourism pada Sabtu (7/11/2026) untuk memperbesar manfaat ekonomi pariwisata bagi pelaku usaha lokal.
Kepala Dispar DIY Eling Priswanto mengatakan pendekatan tersebut diarahkan untuk menarik wisatawan mancanegara dengan daya beli lebih tinggi sekaligus memperpanjang lama tinggal mereka di DIY. Promosi akan diperkuat ke pasar jarak jauh, termasuk Eropa dan Amerika Serikat, serta menyasar wisatawan dengan minat khusus seperti peneliti, pencinta budaya, dan wisatawan yang mencari layanan kebugaran.
Dispar DIY juga menyiapkan paket wisata premium berbasis ekosistem. Strategi lainnya mencakup pemberdayaan dan sertifikasi desa wisata serta penguatan digitalisasi transaksi. Pemerintah daerah menilai variasi atraksi malam dan konektivitas antardestinasi perlu diperbaiki agar wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk tinggal lebih dari tiga hingga empat hari.
Quality tourism diarahkan untuk memperbesar manfaat ekonomi lokal
Pergeseran strategi tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga nilai ekonomi yang ditinggalkan wisatawan selama berada di destinasi. Segmen minat khusus dinilai cenderung memiliki daya beli lebih tinggi dan durasi tinggal yang lebih panjang.
Data yang dikutip Harian Jogja menunjukkan rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara di DIY pada triwulan III 2026 hampir mencapai tiga hari, meningkat dari kisaran dua hingga 2,5 hari pada triwulan II 2026. Pada periode yang sama, rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara di Indonesia mencapai 11,01 malam.
Pengembangan aktivitas malam dan perbaikan akses perjalanan antardestinasi menjadi bagian dari upaya memperpanjang kunjungan. Dispar DIY juga mengarahkan promosi pada destinasi budaya, alam, edukasi, dan desa wisata sehingga pengeluaran wisatawan dapat lebih banyak terserap oleh pelaku usaha lokal.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Entrepreneur
Bulan Bakti Karang Taruna 2026 Digelar di Yogyakarta
Puncak Bulan Bakti Nasional Karang Taruna 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta memadukan aksi sosial, inovasi, kepemimpinan perempuan, UMKM, dan seni bu…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga




