Kabar18.com

Minggu, 8 November 2026

Dispar DIY Dorong Quality Tourism untuk Perpanjang Lama Tinggal Wisman

Dispar DIY mengarahkan pariwisata dari mass tourism ke quality tourism untuk memperbesar belanja wisatawan dan memperpanjang lama tinggal wisman. Promosi menyasar pasar jarak jauh dan segmen minat khusus.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Seorang wanita lansia sedang membatik dengan canting di ruangan dengan asap dan pencahayaan dramatis.
Ilustrasi: Seorang wanita lansia sedang membatik dengan canting di ruangan dengan asap dan pencahayaan dramatis. · Foto: Jauhar Musthofal Qulub / Pexels

Yogyakarta — Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (Dispar DIY) mendorong pergeseran dari mass tourism menuju quality tourism pada Sabtu (7/11/2026) untuk memperbesar manfaat ekonomi pariwisata bagi pelaku usaha lokal.

Kepala Dispar DIY Eling Priswanto mengatakan pendekatan tersebut diarahkan untuk menarik wisatawan mancanegara dengan daya beli lebih tinggi sekaligus memperpanjang lama tinggal mereka di DIY. Promosi akan diperkuat ke pasar jarak jauh, termasuk Eropa dan Amerika Serikat, serta menyasar wisatawan dengan minat khusus seperti peneliti, pencinta budaya, dan wisatawan yang mencari layanan kebugaran.

Dispar DIY juga menyiapkan paket wisata premium berbasis ekosistem. Strategi lainnya mencakup pemberdayaan dan sertifikasi desa wisata serta penguatan digitalisasi transaksi. Pemerintah daerah menilai variasi atraksi malam dan konektivitas antardestinasi perlu diperbaiki agar wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk tinggal lebih dari tiga hingga empat hari.

Quality tourism diarahkan untuk memperbesar manfaat ekonomi lokal

Pergeseran strategi tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga nilai ekonomi yang ditinggalkan wisatawan selama berada di destinasi. Segmen minat khusus dinilai cenderung memiliki daya beli lebih tinggi dan durasi tinggal yang lebih panjang.

Data yang dikutip Harian Jogja menunjukkan rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara di DIY pada triwulan III 2026 hampir mencapai tiga hari, meningkat dari kisaran dua hingga 2,5 hari pada triwulan II 2026. Pada periode yang sama, rata-rata lama tinggal wisatawan mancanegara di Indonesia mencapai 11,01 malam.

Pengembangan aktivitas malam dan perbaikan akses perjalanan antardestinasi menjadi bagian dari upaya memperpanjang kunjungan. Dispar DIY juga mengarahkan promosi pada destinasi budaya, alam, edukasi, dan desa wisata sehingga pengeluaran wisatawan dapat lebih banyak terserap oleh pelaku usaha lokal.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.