Hendro Gunawan Tingkatkan Panen Kentang di Kamojang
Hendro Gunawan meningkatkan panen kentang di Kamojang dari 4-5 ton menjadi 9,5 ton dengan pupuk organik. Omzet pertanian kelompoknya melampaui Rp100 juta.
Oleh Asyinta Sastra
· 1 menit baca
Kamojang — Hendro Gunawan, petani berusia 29 tahun, meningkatkan hasil panen kentang di Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi 9,5 ton pada 21 Oktober 2026 setelah menggunakan pupuk organik.
Hendro meneruskan usaha tani keluarganya dan mengembangkan pertanian bersama Kelompok Tani Hutan Cikondang. Ia merupakan mitra binaan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Kamojang.
Lahan yang sebelumnya menghasilkan maksimal 4 sampai 5 ton kentang dapat menghasilkan 9,5 ton setelah menggunakan pupuk organik. Peningkatan tersebut terjadi dalam sekali panen.
Selain kentang, kelompok tersebut membudidayakan cabai dan kubis. Omzet keseluruhan hasil pertanian kelompok diperkirakan telah melampaui Rp100 juta per masa panen. Angka itu merupakan hasil kegiatan kelompok, bukan pendapatan pribadi Hendro.
Pupuk organik memperkuat usaha tani kelompok
Pupuk organik yang digunakan kelompok berkaitan dengan pendampingan PGE Area Kamojang. Kelompok tani di Kampung Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, mengembangkan GeO-Fert dengan memanfaatkan panas bumi untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk.
Hendro bergabung dalam Kelompok Tani Hutan Cikondang dan menjadi mitra binaan PGE. Peningkatan hasil panen tersebut memperlihatkan manfaat langsung pupuk organik bagi produktivitas lahan dan pengembangan usaha tani bersama.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
BMKG Sebut Asap Karhutla di Atas Jakarta Belum Tentu Terhirup
BMKG mendeteksi lapisan asap karhutla di atas Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat pada 19 Oktober 2026. Asap berada sekitar 2 sampai 3 kilometer dan b…
Terbaru di Inspirasi

Berita utama hari ini

Baca juga





