Kabar18.com

Kamis, 22 Oktober 2026

Hendro Gunawan Tingkatkan Panen Kentang di Kamojang

Hendro Gunawan meningkatkan panen kentang di Kamojang dari 4-5 ton menjadi 9,5 ton dengan pupuk organik. Omzet pertanian kelompoknya melampaui Rp100 juta.

Oleh

· 1 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tumpukan kentang segar yang baru dipanen dengan sisa-sisa tanah yang menempel.
Ilustrasi: Tumpukan kentang segar yang baru dipanen dengan sisa-sisa tanah yang menempel. · Foto: Ilo Frey / Pexels

Kamojang — Hendro Gunawan, petani berusia 29 tahun, meningkatkan hasil panen kentang di Kamojang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi 9,5 ton pada 21 Oktober 2026 setelah menggunakan pupuk organik.

Hendro meneruskan usaha tani keluarganya dan mengembangkan pertanian bersama Kelompok Tani Hutan Cikondang. Ia merupakan mitra binaan PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) Area Kamojang.

Lahan yang sebelumnya menghasilkan maksimal 4 sampai 5 ton kentang dapat menghasilkan 9,5 ton setelah menggunakan pupuk organik. Peningkatan tersebut terjadi dalam sekali panen.

Selain kentang, kelompok tersebut membudidayakan cabai dan kubis. Omzet keseluruhan hasil pertanian kelompok diperkirakan telah melampaui Rp100 juta per masa panen. Angka itu merupakan hasil kegiatan kelompok, bukan pendapatan pribadi Hendro.

Pupuk organik memperkuat usaha tani kelompok

Pupuk organik yang digunakan kelompok berkaitan dengan pendampingan PGE Area Kamojang. Kelompok tani di Kampung Kamojang, Desa Laksana, Kecamatan Ibun, Kabupaten Bandung, mengembangkan GeO-Fert dengan memanfaatkan panas bumi untuk mengolah limbah organik menjadi pupuk.

Hendro bergabung dalam Kelompok Tani Hutan Cikondang dan menjadi mitra binaan PGE. Peningkatan hasil panen tersebut memperlihatkan manfaat langsung pupuk organik bagi produktivitas lahan dan pengembangan usaha tani bersama.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Inspirasi

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.