Kabar18.com

Senin, 19 Oktober 2026

BMKG Sebut Asap Karhutla di Atas Jakarta Belum Tentu Terhirup

BMKG mendeteksi lapisan asap karhutla di atas Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat pada 19 Oktober 2026. Asap berada sekitar 2 sampai 3 kilometer dan belum tentu memengaruhi udara permukaan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan deretan gedung perkotaan di bawah langit cerah yang sedikit berkabut.
Ilustrasi: Pemandangan deretan gedung perkotaan di bawah langit cerah yang sedikit berkabut. · Foto: Ferdous Hasan / Pexels

Jakarta — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi lapisan asap kebakaran hutan dan lahan di atas Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat pada 19 Oktober 2026. Lapisan tersebut berada di ketinggian sekitar 2 sampai 3 kilometer dan terbawa angin di lapisan atas.

BMKG menjelaskan, asap yang terlihat melalui citra satelit Himawari-9 belum turun ke udara dekat permukaan yang dihirup masyarakat. Karena itu, keberadaan lapisan asap di atmosfer tidak otomatis menunjukkan peningkatan polusi udara di permukaan.

Informasi BMKG membantu membaca kondisi udara Jakarta

Penjelasan ini membedakan antara asap yang terdeteksi di atmosfer dan kualitas udara pada lapisan permukaan. Warga tetap perlu melihat data kualitas udara setempat karena konsentrasi polutan permukaan dapat dipengaruhi faktor lain, termasuk emisi kendaraan, kegiatan industri, dan musim kemarau.

BMKG juga melaporkan bahwa sebaran asap yang sempat memasuki Jawa bagian barat berangsur menjauh akibat perubahan arah dan pergerakan angin. Pemantauan pada 17 Oktober 2026 menunjukkan asap bergerak menjauh dari wilayah Jabodetabek dan tidak berlangsung lama di kawasan tersebut.

Data Indeks Standar Pencemar Udara dari Kementerian Lingkungan Hidup menunjukkan kualitas udara Jakarta bervariasi dari kategori baik hingga tidak sehat. Parameter yang disebut kritis adalah PM2.5, sehingga perkembangan kualitas udara tetap perlu dipantau melalui kanal resmi BMKG, Kementerian Lingkungan Hidup, dan pemerintah daerah.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Lingkungan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.