Dennis Washington Bangun Bisnis Konstruksi dari Satu Buldozer
Dennis R. Washington memulai Washington Construction setelah membeli satu buldozer dengan pinjaman pada 1964. Usahanya kemudian berkembang ke berbagai sektor bisnis.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Spokane — Dennis R. Washington membangun Washington Construction setelah membeli satu buldozer dengan pinjaman pada 1964 di Amerika Serikat.
Washington lahir di Spokane, Washington, pada 1934 dan menghadapi polio ketika berusia delapan tahun. Masa kecilnya berlangsung dalam kondisi keluarga yang tidak stabil dan membuatnya berpindah-pindah di sejumlah wilayah Amerika Serikat.
Pada usia 14 tahun, ia mulai bekerja untuk memperoleh penghasilan, termasuk sebagai penyemir sepatu, pengantar koran, dan pekerja di toko kelontong. Setelah lulus sekolah menengah pada 1952, Washington pergi ke Alaska untuk bekerja di bidang konstruksi. Ia kemudian bekerja di perusahaan konstruksi milik pamannya di Montana dan menangani berbagai pekerjaan lapangan, termasuk pengoperasian alat berat.
Pada 1964, Washington memperoleh pinjaman dari dealer Caterpillar untuk membeli satu buldozer. Langkah itu menjadi awal Washington Construction. Perusahaan tersebut mengerjakan proyek jalan, termasuk pekerjaan untuk Dinas Kehutanan Amerika Serikat. Lima tahun kemudian, Washington Construction disebut sebagai kontraktor terbesar di Montana.
Washington kemudian mengembangkan usahanya melalui Washington Companies. Kelompok perusahaan itu mencakup bisnis konstruksi, pertambangan tembaga, perkeretaapian, penerbangan, dan galangan kapal. Liputan6.com menyebut kekayaan bersih Washington diperkirakan mencapai US$ 8,9 miliar atau sekitar Rp 159 triliun berdasarkan kurs Rp 17.976 per dolar Amerika Serikat.
Awal dari satu buldozer dan arti pentingnya bagi pembaca
Kisah Washington menunjukkan bagaimana pengalaman kerja lapangan dan pembiayaan awal terkait dengan pertumbuhan usaha konstruksi di Amerika Serikat. Bagi pembaca, latar ini memberi konteks tentang hubungan antara akses modal, penguasaan alat berat, dan ekspansi perusahaan ke sektor lain.
Sumber lain mencatat bahwa Washington memulai Washington Construction dengan pinjaman dan buldozer sewaan, sedangkan Forbes menyebut pinjaman sebesar US$ 30.000 serta pembelian traktor dan motor grader secara kredit. Perbedaan rincian pembiayaan tersebut membuat angka pinjaman tidak diseragamkan dalam uraian utama.
Perkembangan berikutnya membawa Washington Companies ke berbagai bidang usaha. University of Victoria mencatat perusahaan-perusahaan afiliasinya bergerak di transportasi rel dan laut, pembuatan serta perbaikan kapal, pertambangan, remediasi lingkungan, distribusi alat berat, dan penerbangan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
MSCI dan Inflasi AS Menekan Rupiah Indonesia
Usulan perubahan status MSCI dan inflasi Amerika Serikat memicu arus keluar modal serta menekan rupiah. Bank Indonesia menjaga stabilitas tanpa menaik…
Terbaru di Inspirasi

Berita utama hari ini

Baca juga





