Kabar18.com

Jumat, 16 Oktober 2026

InJourney Perluas Kemitraan Bisnis Pariwisata di JWITF 2026

InJourney membawa portofolio destinasi, hotel, kawasan pariwisata, dan layanan penerbangan ke JWITF 2026 yang berlangsung 15–17 Oktober di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Patung batu berukir khas Bali berhiaskan kain udeng di kepalanya di luar ruangan.
Ilustrasi: Patung batu berukir khas Bali berhiaskan kain udeng di kepalanya di luar ruangan. · Foto: Agung Pandit Wiguna / Pexels

JIExpo Kemayoran — PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau InJourney memperluas peluang kemitraan bisnis melalui Jakarta Wonderful Indonesia Tourism Fair (JWITF) 2026 pada 15 Oktober 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.

Mengapa ini penting: Pelaku usaha pariwisata dapat menjajaki kerja sama dengan InJourney dan pembeli dari 34 negara selama forum berlangsung pada 15–17 Oktober 2026.

Forum yang berlangsung hingga 17 Oktober itu digelar Gabungan Industri Pariwisata Indonesia bersama Kementerian Pariwisata dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Menurut Detik, InJourney membawa portofolio lintas entitas untuk mendorong kerja sama distribusi, pengembangan pasar, dan kolaborasi komersial.

InJourney menawarkan destinasi wisata budaya dan rekreasi, jaringan hotel, kawasan pariwisata, layanan pendukung penerbangan, serta produk ritel lokal. Portofolio yang disebut mencakup Borobudur, Prambanan, Ratu Boko, dan Taman Mini Indonesia Indah.

Pelaku usaha yang menjadi sasaran kerja sama meliputi agen perjalanan, operator tur, perusahaan pengelola perjalanan korporat, pelaku meetings, incentives, conventions, and exhibitions, serta mitra distribusi pariwisata.

Jakarta WITF 2026 mempertemukan pelaku industri pariwisata Indonesia dengan pembeli dari pasar internasional. IDN Times melaporkan forum tersebut menargetkan pembeli dari 34 negara dan mengusung tema “Beyond Borders: Shaping the Future of Indonesian Tourism”.

Selain InJourney, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berpartisipasi dalam forum itu. Beritajakarta.id melaporkan pemerintah provinsi melibatkan Otoritas Jasa Keuangan, Badan Pusat Statistik, dan Bank Indonesia untuk menghitung transaksi selama acara.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.