Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari di Banyuwangi
Gandrung Sewu 2026 dijadwalkan berlangsung pada 24 Oktober di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, dengan pertunjukan malam, 1.300 penari, serta dukungan InJourney untuk promosi dan konektivitas wisata.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Pantai Boom Marina — Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan PT Aviasi Pariwisata Indonesia atau InJourney menjadwalkan Gandrung Sewu 2026 pada 24 Oktober 2026 di Pantai Boom Marina, Banyuwangi. Pertunjukan itu akan digelar pada malam hari dengan konsep baru.
Mengapa ini penting: Pengunjung dapat menjadikan pertunjukan malam pada 24 Oktober 2026 sebagai agenda wisata Banyuwangi, sementara 1.300 penari akan tampil dalam acara tersebut.
Menurut laporan CNBC Indonesia pada 15 Oktober 2026, kolaborasi tersebut diarahkan untuk mengembangkan pariwisata Banyuwangi melalui pendekatan ekosistem yang terintegrasi. Gandrung Sewu disebut sebagai salah satu atraksi budaya yang dapat mendukung kunjungan wisatawan dan kegiatan ekonomi lokal.
Konsep pertunjukan tahun ini memadukan seni tradisi, tata cahaya, dan teknologi pertunjukan. Detik Travel melaporkan bahwa rangkaian acara berlangsung pada 22-24 Oktober 2026, dengan pertunjukan utama pada 24 Oktober 2026.
Sebanyak 1.300 penari dijadwalkan tampil. Detik Travel menyebut 1.100 penari berasal dari Banyuwangi, sedangkan 200 lainnya berasal dari luar daerah.
Perubahan waktu pertunjukan menjadi malam hari merupakan bagian dari inovasi penyelenggaraan. Menurut Detik Travel, Gandrung Sewu 2026 memasuki edisi ke-14 dan mengusung konsep Glow in the Dark.
InJourney juga mendorong konektivitas wisata ke Banyuwangi. Direktur Komersial InJourney Airports Veri Y. Setiady mengatakan atraksi wisata perlu didukung akses perjalanan agar dapat menarik lebih banyak wisatawan.
Dalam laporan Detik Travel, InJourney Airports memperkuat koordinasi dengan maskapai untuk memetakan permintaan perjalanan, mengevaluasi kebutuhan kapasitas penerbangan, serta menjajaki penyesuaian frekuensi atau kapasitas sesuai kondisi pasar dan kesiapan operasional.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan inovasi Gandrung Sewu ditujukan untuk memperkuat daya tarik budaya dan menghadirkan pengalaman berbeda bagi pengunjung. Pemerintah daerah juga berharap kunjungan wisatawan memberi manfaat bagi pelaku usaha lokal.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
Abrasi Pantai Kuta Mencapai 1,9 Meter per Tahun
Abrasi di Pantai Kuta mencapai sekitar 1,9 meter per tahun dan merusak fasilitas publik. Megawati Soekarnoputri mendorong penanganan terpadu melalui p…
Terbaru di Pariwisata

Berita utama hari ini

Baca juga




