Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

GIPI Proyeksikan 16,2 Juta Wisman ke Indonesia pada 2026

GIPI memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 16,2 juta pada 2026. Dasarnya, realisasi Januari–Agustus 2026 sekitar 10,58 juta dengan pertumbuhan 5,38 persen.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Pemandangan Candi Prambanan di kejauhan dengan dua orang duduk santai di lapangan rumput.
Ilustrasi: Pemandangan Candi Prambanan di kejauhan dengan dua orang duduk santai di lapangan rumput. · Foto: Dwi Rizqi F / Pexels

Jakarta — Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) memproyeksikan kunjungan wisatawan mancanegara ke Indonesia mencapai 16,2 juta pada 2026 berdasarkan realisasi Januari–Agustus sekitar 10,58 juta dan pertumbuhan tahunan 5,38 persen. Proyeksi itu disampaikan dalam konferensi pers Rapimnas GIPI di Jakarta pada Rabu, 14 Oktober 2026.

Ketua GIPI Hariyadi Sukamdani menyatakan target tersebut dapat tercapai apabila tren pertumbuhan kunjungan tetap terjaga hingga akhir tahun. Angka 16,2 juta masih berupa proyeksi, bukan realisasi kunjungan wisatawan mancanegara sepanjang 2026.

Data kunjungan Januari–Agustus 2026 menunjukkan sekitar 10,58 juta wisatawan mancanegara datang ke Indonesia. Jumlah itu tumbuh 5,38 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025. Data tersebut menjadi dasar GIPI dalam memperkirakan pemulihan kunjungan ke tingkat sebelum pandemi.

Proyeksi GIPI menjadi acuan pemulihan pariwisata nasional

Bagi pembaca di Indonesia, proyeksi ini menunjukkan arah pemulihan sektor pariwisata nasional dan potensi aktivitas ekonomi yang berkaitan dengan perjalanan internasional. Perkembangan kunjungan wisatawan mancanegara berdampak pada usaha akomodasi, transportasi, destinasi, serta layanan pariwisata di berbagai daerah.

GIPI menyampaikan proyeksi tersebut dengan syarat pertumbuhan bulanan tetap berlanjut. Karena itu, capaian akhir tahun masih bergantung pada perkembangan kunjungan pada bulan-bulan berikutnya. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan langkah atau jadwal lanjutan selain keberlanjutan pertumbuhan yang menjadi dasar proyeksi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.