Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Iran Tuduh Netanyahu Dorong AS Menuju Perang Baru

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Benjamin Netanyahu mendorong Amerika Serikat menuju perang baru melawan Iran. Ia memperingatkan Washington agar tidak kembali menyerang.

Oleh

· 2 menit baca

Tehran — Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menuduh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berupaya menyeret Amerika Serikat ke perang baru melawan Iran pada 19 Oktober 2026. Araghchi juga memperingatkan Washington agar tidak kembali melakukan tindakan militer terhadap Tehran.

Tuduhan itu disampaikan Araghchi melalui unggahan di X setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan dukungan penuh kepada Netanyahu menjelang pemilihan parlemen Israel pada 27 Oktober 2026. Trump juga memperingatkan bahwa Washington dapat segera melanjutkan upaya untuk menuntaskan konflik dengan Iran jika Tehran tidak mengubah arah kebijakannya.

Araghchi menyatakan Iran muncul lebih kuat dari konfrontasi sebelumnya dan memperingatkan bahwa Tehran akan merespons jika serangan kembali terjadi. Ia menilai Netanyahu mendorong konflik demi menghindari hukuman penjara, tanpa menghiraukan konsekuensinya bagi Israel maupun presiden Amerika Serikat.

Ketegangan Iran-Amerika Serikat kembali menjadi perhatian

Pernyataan tersebut menunjukkan meningkatnya ketegangan antara Tehran, Washington, dan Tel Aviv. Sejumlah laporan menyebut pernyataan Araghchi muncul sebagai tanggapan atas ancaman Trump untuk kembali menekan Iran, bukan sebagai konfirmasi bahwa operasi militer Amerika Serikat yang baru telah diperintahkan.

Bagi pembaca Indonesia, perkembangan ini berpotensi memengaruhi stabilitas kawasan, keamanan jalur energi, dan dinamika diplomatik internasional. Konflik baru di Timur Tengah dapat memperbesar risiko terhadap perdagangan dan harga komoditas, meski laporan yang tersedia hanya menyatakan adanya pertukaran ancaman dan peringatan.

Araghchi menyebut Iran memiliki “pekerjaan yang belum selesai” dan memperingatkan Amerika Serikat agar mempertimbangkan konsekuensi tindakan militer baru. Laporan juga mencatat bahwa Trump mendukung Netanyahu menjelang pemilihan parlemen Israel pada 27 Oktober 2026.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.