Jawa Tengah Integrasikan CKG dan Speling hingga Desa
Pemprov Jawa Tengah menggabungkan CKG dan Speling untuk mendekatkan pemeriksaan serta layanan dokter spesialis ke desa. Hingga 2 November 2026, Speling menyasar 133.132 orang.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Semarang — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengintegrasikan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) dan Dokter Spesialis Keliling (Speling) untuk memperluas layanan kesehatan hingga desa pada Sabtu, 7 November 2026.
Data Dinas Kesehatan Jawa Tengah mencatat program CKG telah menjangkau 20,84 juta warga hingga 31 Oktober 2026. Sementara itu, hingga 2 November 2026, layanan Speling telah dilaksanakan 1.857 kali di 1.603 desa dan kelurahan dengan sasaran 133.132 orang.
Integrasi tersebut memungkinkan warga menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus memperoleh layanan dokter spesialis tanpa harus datang ke rumah sakit. Layanan yang disebut mencakup pemeriksaan tuberkulosis (TBC), kesehatan anak, kesehatan jiwa, serta berbagai penyakit lainnya.
Layanan desa mempercepat deteksi risiko kesehatan
Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi mengatakan perluasan CKG dan Speling diarahkan untuk meningkatkan deteksi dini penyakit hingga tingkat desa. Pemeriksaan dapat membantu mengidentifikasi risiko kesehatan ibu hamil dan indikasi TBC lebih awal.
Jika ditemukan dugaan TBC, petugas kesehatan melakukan penelusuran kontak atau tracing dan memberikan pengobatan melalui puskesmas dengan pengawasan dinas kesehatan kabupaten/kota. Layanan dokter spesialis yang mendatangi desa juga mengurangi kebutuhan warga untuk menempuh perjalanan ke rumah sakit.
Program tersebut dipaparkan dalam kegiatan Immunity Run and Walk dalam rangka Hari Kesehatan Nasional ke-62 di Kota Semarang pada 7 November 2026. CKG dan Speling menjadi bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mendekatkan pemeriksaan serta layanan kesehatan spesialistik kepada masyarakat perdesaan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Kesehatan
Hipertensi Terdeteksi pada 8,2 Persen Peserta Cek Kesehatan Gratis
Wakil Menteri Kesehatan menyebut hipertensi terdeteksi pada 8,2 persen peserta Cek Kesehatan Gratis hingga 6 November 2026. Program itu kini memasukka…
Terbaru di Kesehatan
Berita utama hari ini

Baca juga





