Kabar18.com

Kamis, 5 November 2026

Orang Tua Jakarta Diminta Kenali Potensi Anak Tanpa Membandingkan

Orang tua di Jakarta dianjurkan mengamati minat, kemampuan, dan respons anak tanpa menjadikan anak lain sebagai pembanding. Pemetaan talenta disebut sebagai salah satu cara pendukung.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Buku gambar berisi gambar pemandangan anak-anak dan krayon warna-warni yang berserakan di atas karpet.
Ilustrasi: Buku gambar berisi gambar pemandangan anak-anak dan krayon warna-warni yang berserakan di atas karpet. · Foto: Çiğdem Bilgin / Pexels

Jakarta — Orang tua di Jakarta diimbau mengenali minat dan kemampuan anak tanpa membandingkannya dengan anak lain pada 4 November 2026.

Pendekatan tersebut dapat membantu membangun kepercayaan diri dan mendukung perkembangan potensi anak. Orang tua dapat mengamati aktivitas yang membuat anak betah, waktu ketika anak terlihat bersemangat, serta reaksinya saat menghadapi tantangan.

Pengamatan juga dapat mencakup cara anak berinteraksi, termasuk apakah ia senang bekerja bersama teman atau lebih nyaman menyelesaikan sesuatu sendiri. Langkah ini membantu orang tua memahami kecenderungan anak berdasarkan pengalaman sehari-hari.

Salah satu cara untuk memahami kecenderungan tersebut adalah melalui pemetaan talenta. TalentDNA for Kids disebut sebagai asesmen yang dirancang untuk membantu orang tua dan pendidik mengenali kekuatan serta potensi anak.

Namun, pengenalan potensi tidak berhenti pada hasil pemetaan. Anak tetap perlu memperoleh kesempatan mencoba kegiatan yang beragam.

Mengapa pengenalan potensi anak penting bagi keluarga

Bagi pembaca di Jakarta dan daerah lain, pendekatan ini menempatkan perkembangan anak pada minat serta kemampuan masing-masing. Orang tua dianjurkan memberi ruang kepada anak untuk menyelesaikan tugas dengan caranya sendiri dan membicarakan kegagalan tanpa mempermalukannya.

Dukungan semacam itu dapat membantu anak memahami proses belajar sekaligus mengenali hal-hal yang membuatnya tertarik. Orang tua juga dapat memperhatikan perubahan minat anak seiring bertambahnya pengalaman, tanpa menjadikan anak lain sebagai ukuran.

Dengan mengenali kekuatan anak secara lebih dekat, orang tua dan pendidik dapat memberikan dukungan yang lebih sesuai. Informasi mengenai pemetaan talenta menjadi salah satu konteks pendukung, sedangkan pengamatan dan kesempatan mencoba tetap menjadi bagian dari pendampingan sehari-hari.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.