Nezar Patria Tekankan Infrastruktur Telekomunikasi AI di Jakarta
Nezar Patria menyebut jaringan telekomunikasi sebagai fondasi ekosistem AI. Pemerintah mendorong broadband dan 5G, serta menargetkan kecepatan internet hingga 100 Mbps.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Jakarta — Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria menekankan infrastruktur telekomunikasi sebagai fondasi ekosistem kecerdasan buatan (AI) nasional dalam Lintas Teknologi Solutions Day 2026 di Jakarta, Rabu (4/11/2026).
Nezar menjelaskan, pertukaran, pengiriman, dan pengumpulan data untuk kebutuhan komputasi awan bergantung pada jaringan telekomunikasi yang andal. Karena itu, penguatan konektivitas menjadi bagian penting dalam pengembangan AI di Indonesia.
Pemerintah mendorong peningkatan kualitas dan keterjangkauan konektivitas melalui perluasan jaringan broadband. Pengembangan jaringan generasi kelima atau 5G juga menjadi perhatian karena teknologi tersebut memiliki latensi lebih rendah. Kondisi itu dinilai dapat membantu pemrosesan data, komputasi, dan pengambilan keputusan berbasis AI berlangsung lebih cepat.
Nezar menyebut jaringan telekomunikasi sebagai infrastruktur dasar dalam rantai pasok AI, dengan peran yang berkaitan dengan kebutuhan listrik, energi, dan air. Penguatan jaringan diharapkan memperluas pemanfaatan AI kepada lebih banyak masyarakat dan sektor industri.
Konektivitas menentukan jangkauan AI di Indonesia
Isu ini berkaitan dengan pemerataan akses teknologi sekaligus kesiapan Indonesia menghadapi ekonomi digital. AI membutuhkan aliran data yang stabil, sehingga kualitas jaringan turut menentukan apakah layanan berbasis AI dapat digunakan secara luas, termasuk di luar pusat-pusat ekonomi.
RRI melaporkan pemerintah juga menargetkan kecepatan internet hingga 100 Mbps sembari menekan biaya layanan. Target tersebut disebut sebagai bagian dari upaya memperluas akses internet dan mendukung kebutuhan pertukaran data yang cepat. Pengembangan 5G dipandang relevan karena latensi yang lebih rendah dapat mendukung kebutuhan komputasi dan pengambilan keputusan.
Dalam laporan lain, Nezar menyatakan kolaborasi pemerintah dan industri telekomunikasi diperlukan untuk mempercepat pembangunan infrastruktur serta mendorong adopsi AI di berbagai sektor. Penguatan jaringan broadband dan 5G menjadi konteks utama kebijakan yang disampaikan dalam forum tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pariwisata
IHG Siapkan 13 Hotel Baru di Indonesia
IHG menyiapkan 13 hotel baru berkapasitas 2.494 kamar di Indonesia dan memperluas jaringan ke Medan, Yogyakarta, Puncak, serta Lombok, di tengah pertu…
Terbaru di Teknologi

Berita utama hari ini

Baca juga





