Ray-Ban Meta dan Oakley Meta Mulai Dijual di Indonesia
Meta dan EssilorLuxottica membawa Ray-Ban Meta serta Oakley Meta ke pasar Indonesia. Penjualan dimulai 11 November 2026 melalui kanal resmi, dengan dukungan Meta AI.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Jakarta — Meta dan EssilorLuxottica menghadirkan kacamata pintar Ray-Ban Meta dan Oakley Meta untuk pasar Indonesia, dengan penjualan dimulai 11 November 2026.
Produk tersebut diperkenalkan Meta di Indonesia pada 3 November 2026. Lini yang dibawa mencakup Ray-Ban Meta (Gen 3), Ray-Ban Meta Optics (Gen 2), Oakley Meta HSTN, dan Oakley Meta Vanguard.
Perangkat ini memadukan kamera, audio open-ear, dan asisten Meta AI. Fungsinya mencakup pengambilan foto dan video tanpa menggenggam ponsel, mendengarkan musik, menerima panggilan, serta menerjemahkan percakapan secara langsung.
Ray-Ban Meta ditujukan untuk penggunaan harian dengan desain Wayfarer, Aviator, dan Zena. Oakley Meta HSTN dan Vanguard menyasar pengguna aktif serta pencinta olahraga.
Kacamata Meta memperluas akses teknologi AI bagi konsumen Indonesia
Kehadiran produk ini memberi konsumen Indonesia pilihan perangkat wearable yang menjalankan sejumlah fungsi ponsel melalui perintah suara. Meta AI juga dapat membantu pengguna mengajukan pertanyaan tentang objek yang dilihat melalui kacamata.
Mulai 11 November 2026, seluruh jajaran Ray-Ban Meta dan Oakley Meta dipasarkan melalui dealer resmi Ray-Ban, toko resmi Oakley, serta jaringan Optik Seis di seluruh Indonesia. Harga yang diberitakan mulai dari Rp8.799.000 untuk Oakley Meta HSTN hingga Rp10.999.000 untuk Oakley Meta Vanguard.
Ray-Ban Meta Optics (Gen 2) disebut berharga Rp9.399.000, sedangkan Ray-Ban Meta (Gen 3) dipasarkan dengan harga Rp8.999.000. Oakley Meta HSTN memiliki kamera 3K Ultra HD, speaker open-ear, dan sertifikasi tahan air IPX4.
Penjualan resmi pada 11 November 2026 menjadi tahap berikutnya setelah pengenalan produk di Indonesia pada 3 November 2026.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Teknologi

Komdigi Pilih Batasan dan Etika untuk Tata Kelola AI
Kementerian Komunikasi dan Digital memilih menetapkan batas pemanfaatan dan prinsip etika AI melalui pendekatan bertahap agar inovasi tetap berjalan a…
Berita utama hari ini

Baca juga



