Pakar Nilai AI Bantu Pembelajaran, Bukan Pengganti Guru di Jakarta
Penasihat pendidikan Ella Yulaelawat menilai AI membantu pembelajaran, tetapi tidak menggantikan guru. Ia mengingatkan hasil AI tidak selalu akurat dan bukan sumber utama siswa.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Jakarta — Penasihat Sekolah Enuma Indonesia, Dr Ella Yulaelawat, menilai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat membantu pembelajaran, tetapi tidak seharusnya menggantikan peran guru atau menjadi sumber pengetahuan utama siswa. Pernyataan itu disampaikan setelah acara Diseminasi Hasil Studi Ekosistem Pembelajaran Digital di Jakarta pada Selasa, 3 November 2026.
Ella mengatakan AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan kebutuhan lain di luar inti proses pedagogi, yakni ilmu dan praktik pengajaran. Menurut dia, inti pendidikan tetap terletak pada seni mengajar yang dijalankan guru.
Ia juga mengingatkan bahwa hasil yang diberikan AI tidak selalu akurat. Karena itu, pemanfaatan teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai pendukung kegiatan belajar-mengajar, bukan sebagai rujukan utama siswa dalam memperoleh pengetahuan.
Peran guru tetap penting dalam pembelajaran berbasis AI
Pandangan tersebut relevan bagi sekolah dan keluarga di Indonesia karena penggunaan AI dalam pendidikan terus berkembang. Teknologi dapat membantu berbagai kebutuhan pembelajaran, tetapi keputusan pedagogis dan proses pengajaran tetap memerlukan peran pendidik.
Ella pernah menjabat Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam keterangannya, ia menekankan perbedaan antara pemanfaatan AI untuk mendukung kapasitas manusia dan penyerahan fungsi utama pendidikan kepada teknologi.
Dengan demikian, penggunaan AI di lingkungan sekolah perlu disertai pendampingan guru dan pemeriksaan terhadap informasi yang dihasilkan. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan kebijakan lanjutan atau jadwal program tertentu setelah pernyataan tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Gaya Hidup
Jakarta Bahas Tren Kopi Rendah Gula di Ellenka Barista Festival 2026
Talkshow pada hari ketiga Ellenka Barista Festival 2026 di Jakarta membahas minat konsumen pada kopi rendah gula dan alternatif pengganti susu sapi.
Terbaru di Pendidikan

Berita utama hari ini

Baca juga




