Kabar18.com

Rabu, 4 November 2026

Pakar Nilai AI Bantu Pembelajaran, Bukan Pengganti Guru di Jakarta

Penasihat pendidikan Ella Yulaelawat menilai AI membantu pembelajaran, tetapi tidak menggantikan guru. Ia mengingatkan hasil AI tidak selalu akurat dan bukan sumber utama siswa.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Sebuah tablet digital dan buku catatan dengan coretan diagram di atas meja kayu.
Ilustrasi: Sebuah tablet digital dan buku catatan dengan coretan diagram di atas meja kayu. · Foto: fauxels / Pexels

Jakarta — Penasihat Sekolah Enuma Indonesia, Dr Ella Yulaelawat, menilai kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) dapat membantu pembelajaran, tetapi tidak seharusnya menggantikan peran guru atau menjadi sumber pengetahuan utama siswa. Pernyataan itu disampaikan setelah acara Diseminasi Hasil Studi Ekosistem Pembelajaran Digital di Jakarta pada Selasa, 3 November 2026.

Ella mengatakan AI dapat digunakan sebagai alat bantu untuk mendukung pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan kebutuhan lain di luar inti proses pedagogi, yakni ilmu dan praktik pengajaran. Menurut dia, inti pendidikan tetap terletak pada seni mengajar yang dijalankan guru.

Ia juga mengingatkan bahwa hasil yang diberikan AI tidak selalu akurat. Karena itu, pemanfaatan teknologi tersebut perlu ditempatkan sebagai pendukung kegiatan belajar-mengajar, bukan sebagai rujukan utama siswa dalam memperoleh pengetahuan.

Peran guru tetap penting dalam pembelajaran berbasis AI

Pandangan tersebut relevan bagi sekolah dan keluarga di Indonesia karena penggunaan AI dalam pendidikan terus berkembang. Teknologi dapat membantu berbagai kebutuhan pembelajaran, tetapi keputusan pedagogis dan proses pengajaran tetap memerlukan peran pendidik.

Ella pernah menjabat Direktur Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini pada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Dalam keterangannya, ia menekankan perbedaan antara pemanfaatan AI untuk mendukung kapasitas manusia dan penyerahan fungsi utama pendidikan kepada teknologi.

Dengan demikian, penggunaan AI di lingkungan sekolah perlu disertai pendampingan guru dan pemeriksaan terhadap informasi yang dihasilkan. Laporan yang tersedia tidak menyebutkan kebijakan lanjutan atau jadwal program tertentu setelah pernyataan tersebut.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pendidikan

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.