Orang Orang Romi Dihabisi di PAN Tanjabtim, Komposisi Kabinet Laza Para Cagal
Reporter: WS
· 3 menit baca
KABAR18.COM - Ketua DPD PAN Kabupaten Tanjung Jabung Timur resmi dijabat Zumi Laza adik Zumi Zola. Dari kabinet Laza beberapa jabatan diisi para caleg gagal atau cagal
Penyerahan SK Ketua DPD PAN Tanjabtim itu berlangsung Sabtu 6 Juli 2024 di DPW PAN Jambi. Agak tak biasa, seremoninya dihadiri langsung ketua DPW H Bakri dan gubernur Jambi Alharis. Hadir pula Zumi Zola mantan gubernur Jambi yang didaulat menyampaikan sambutan.
Moment itu bukan saja agak tak biasa dari sisi seremoni, formasi nama pengurus DPD PAN juga terlihat janggal. Selain mengganti Romi ternyata PAN juga mengganti sekretaris, bendahara dan sejumlah wakil ketua. Sepertinya PAN sedang ‘menghabisi’ rezim Romi. Janggalnya lantaran mereka yang diganti adalah anggota dewan aktif yang kembali terpilih di pileg 2024 lalu. Pengganti mereka malah bukan anggota dewan bahkan ada yang dari partai lain.
Sekretaris DPD ditunjuk Ambo Tang mantan wakil bupati saat Zumi Zola memimpin Tanjabtim. Bendahara diserahkan ke Reza Fahlevi. Reza saat ini memang masih duduk di DPRD namun ia tak lolos di pileg 2024.
Menariknya komposisi itu jugamemunculkan sejumlah nama baru. Di posisi wakil ketua ada nama Efi Rizal politisi PPP yang juga gagal di pileg lalu. Kemudian Syafudin yang merupakan Ketua KONI Tanjabtim.
Sedangkan para pengurus inti saat DPD PAN dipimpin Romi dihabisi. Nugraha Setiawan dan Tri Astuti yang merupakan Sekretaris dan bendahara tak lagi dipakai di kepengurusan baru. Termasuk Roni yang merupakan wakil sekretaris dengan tugas pokok sebagai LO.
Sulit membantah bahwa hilangnya sejumlah nama pengurus lama lantaran mereka dicurigai sebagai loyalis Romi. Indikasinya, sejumlah nama lain yang bukan pengurus lama tapi merupakan anggota dewan terpilih juga tak masuk di struktur baru. Sebut saja Sulpani, Edi Mubarok dan Mariyadi. Ketiga nama ini caleg terpilih dari Dapil II yang meliputi Sadu, Nipahpanjang, Rasau dan Berbak. Termasuk Ariyandi yang merupakan anggota dewan tiga periode yang selama ini dikenal dekat dengan Romi.
Jika benar motivasi pergantian kepengurusan DPD PAN Tanjabtim itu karena ingin menjegal langkah Romi sebagai bakal calon gubernur Jambi tentu keputusan tersebut sangat spekulatif.
Menurut salah seorang inisiator PAN Provinsi Jambi, Nasroel Yasier biasa terjadi dalam suatu organisasi, apalagi sebuah partai politik.
" Sakali aiek gadang, sekali tepian berubah. Ketua baru sudah pasti membawa orang orangnya terutama jabatan strategis," jelasnya.
Menariknya pertarungan di Pilbup Tanjung Timur ini pertarungan hidup mati Zumi Zola dan Romi Hariyanto. Kalau Romi kalah dalam Pilgub, karir politiknya habis.
Begitu juga kalau Laza kalah di Tanjabtim. Tidak saja karir politik Laza yang akan suram juga berpengaruh terhadap karir politik Zumi Zola lebih suram lagi.
Apalagi Zola mantan napi koruptor tidak semua orang Jambi memaafkan kejahatan yang dilakukannya bersama puluhan anggota DPRD serta pejabat Pemprov Lainnya.
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Terbaru di Politik

Berita utama hari ini

Baca juga





