Prabowo Minta Korporasi dalam Karhutla Diusut di Jakarta
Presiden Prabowo meminta dugaan keterlibatan individu dan korporasi dalam karhutla diusut menyeluruh. Arahan itu disampaikan dalam sidang kabinet di Jakarta pada 21 Oktober 2026.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Jakarta — Presiden Prabowo Subianto meminta dugaan keterlibatan individu dan korporasi dalam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) diusut menyeluruh dalam Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan arahan tersebut setelah sidang. Pemerintah diminta menindak tegas pihak yang terbukti melanggar hukum dalam perkara karhutla. Arahan itu menempatkan dugaan peran manusia dan korporasi sebagai bagian dari penyelidikan karhutla.
Pengusutan karhutla memperkuat penegakan hukum
Presiden meminta pengusutan dilakukan oleh aparat dan kementerian terkait sesuai ketentuan hukum. Dalam sidang tersebut, Prabowo juga menekankan penguatan ketahanan nasional. Pemerintah menilai penanganan karhutla memerlukan koordinasi lintas lembaga agar dugaan pelanggaran dapat diperiksa dan pihak yang terbukti bersalah dapat dikenai tindakan.
Sidang kabinet berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada 21 Oktober 2026. Forum itu menjadi tempat penyampaian arahan mengenai pengusutan dugaan keterlibatan individu maupun korporasi dalam karhutla. Pemerintah menempatkan penegakan hukum sebagai bagian dari penanganan perkara tersebut.
Arahan pengusutan menyeluruh atas dugaan keterlibatan individu maupun korporasi menjadi perkembangan baru dalam penanganan perkara karhutla yang sebelumnya telah diberitakan. Tindak lanjutnya diarahkan kepada aparat dan kementerian terkait, sementara pihak yang terbukti melanggar hukum diminta ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Lingkungan
BNPB Catat 7.219 Hektare Karhutla Masih Terbakar di Sumatra
BNPB mencatat 1.007 kejadian karhutla hingga 22 Oktober 2026. Di Sumatra, 7.219 hektare lahan masih terbakar, terutama di Sumatra Selatan dan Jambi.
Terbaru di Politik

Berita utama hari ini

Baca juga





