Kabar18.com

Kamis, 22 Oktober 2026

Pasokan BBM Bali Membaik, Transportasi Wisata Berangsur Pulih

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan pasokan BBM Bali mulai membaik setelah mengganggu operasional agen perjalanan dan kendaraan sewaan.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Tangan seseorang sedang membuka penutup tangki bahan bakar diesel pada sebuah mobil.
Ilustrasi: Tangan seseorang sedang membuka penutup tangki bahan bakar diesel pada sebuah mobil. · Foto: Shixart1985 / wikimedia (Openverse), CC BY 2.0

Bali — Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyatakan pasokan bahan bakar minyak (BBM) di Bali mulai membaik pada 22 Oktober 2026 setelah gangguan sempat memengaruhi operasional agen perjalanan wisata dan kendaraan sewaan.

Widiyanti menyampaikan kondisi tersebut seusai konferensi pers Rapat Kerja Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (Rakernas KEK) Triwulan III 2026 di Jakarta pada 21 Oktober 2026. Ia berharap layanan transportasi wisata kembali normal setelah pemerintah menangani persoalan pasokan BBM.

Gangguan pasokan sebelumnya berdampak pada agen perjalanan yang mengandalkan kendaraan sewaan untuk melayani wisatawan. Pemerintah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani masalah tersebut dan memulihkan kelancaran transportasi wisata di Bali.

Pemulihan BBM menopang mobilitas wisatawan Bali

Kelancaran BBM berpengaruh langsung terhadap operasional kendaraan sewaan, perjalanan menuju daya tarik wisata, serta pelayanan kepada wisatawan. Balipost melaporkan bahwa gangguan distribusi mendorong sebagian pelaku perjalanan menyesuaikan rute dan jadwal, meski belum terdapat laporan pembatalan perjalanan wisata secara luas hingga pertengahan Oktober 2026.

Pertamina Patra Niaga Regional Jatimbalinus memantau antrean dan ketersediaan BBM di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Sejumlah SPBU di Jembrana, Tabanan, Karangasem, Buleleng, Badung, dan Denpasar tetap disiagakan beroperasi 24 jam sampai antrean kembali normal.

Bisnis.com melaporkan bahwa Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dan PT Pertamina (Persero) menangani penguatan pasokan. Langkah yang diberitakan mencakup peningkatan cadangan dari 11 hari menjadi 15 hari, penambahan kapal pengangkut BBM, serta pengoperasian SPBU selama 24 jam.

Pemerintah dan pelaku usaha pariwisata masih memantau perkembangan distribusi BBM serta dampaknya terhadap transportasi dan kunjungan wisatawan di Bali.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Pariwisata

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.