Pemerintah Tegaskan Target Ekonomi 6 Persen di Jakarta
Pemerintah menegaskan target ekonomi Indonesia tumbuh 6 persen pada 2027 dengan investasi sedikitnya 7 persen. Sasaran itu mengandalkan APBN kredibel, Danantara, dan swasta.
Oleh Mukmin John
· 2 menit baca
Jakarta — Pemerintah menegaskan target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 6 persen pada 2027 dan pertumbuhan investasi sedikitnya 7 persen dalam penyusunan APBN 2027 pada 16 Oktober 2026.
Target tersebut ditempuh melalui kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Pemerintah juga menempatkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebagai fondasi yang sehat, kredibel, dan berkelanjutan untuk menjaga stabilitas ekonomi serta mendukung pembiayaan pembangunan.
Dalam arsitektur RAPBN 2027, pendapatan negara direncanakan sebesar Rp3.426 triliun dan belanja negara sebesar Rp4.097,2 triliun. Defisit anggaran dijaga sebesar 2,40 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Asumsi makro lainnya mencakup inflasi 2,5 persen, nilai tukar Rp17.500 per dolar AS, dan suku bunga Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun sebesar 6,9 persen.
Target investasi menjadi kunci pertumbuhan ekonomi 2027
Kementerian Keuangan menyebut percepatan investasi diperlukan agar target pertumbuhan ekonomi 6 persen dapat dicapai. Pemerintah mengandalkan sinergi APBN, Danantara, dan swasta, dengan investasi strategis serta partisipasi swasta sebagai penggerak utama.
Risiko yang perlu dikelola meliputi tekanan perdagangan global, perubahan harga komoditas, dan suku bunga yang tinggi. Karena itu, kebijakan fiskal diarahkan tetap hati-hati melalui optimalisasi penerimaan, peningkatan kualitas belanja, serta pembiayaan defisit yang berkelanjutan.
Target pertumbuhan ekonomi 6 persen dan investasi sedikitnya 7 persen menjadi bagian dari arah kebijakan APBN 2027. Pemerintah menilai kredibilitas APBN, stabilitas makroekonomi, dan kerja sama lintas sektor diperlukan untuk menjaga pelaksanaan sasaran tersebut.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Teknologi
Kemenkeuangan Kembangkan Dasbor AI untuk Pantau Aset Wajib Pajak Beraset Besar
Kementerian Keuangan mengembangkan dasbor berbasis kecerdasan buatan untuk memetakan individu, keluarga, perusahaan, aset, dan hubungan kepemilikan wa…
Terbaru di Analisis

Berita utama hari ini

Baca juga





