Kabar18.com

Minggu, 1 November 2026

Polda Metro Jaya Minta Maaf atas Polemik Deklarasi Sumpah Pemuda

Polda Metro Jaya meminta maaf atas polemik deklarasi di Bundaran HI pada 29 Oktober 2026. Kepolisian menyebut Raffi Ahmad dan Willie Salim hadir sebagai tamu undangan.

Oleh

· 2 menit baca

Bundaran HI — Polda Metro Jaya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas polemik Deklarasi Sumpah Pemuda Mahasiswa Indonesia 2026 yang digelar pada Kamis, 29 Oktober 2026, di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.

Mengapa ini penting: Permintaan maaf Polda Metro Jaya menjadi evaluasi atas acara kepemudaan yang dihadiri peserta dan tokoh publik di ruang publik Jakarta.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Budi Hermanto mengatakan kepolisian menerima kritik atas kegiatan tersebut sebagai bahan evaluasi. Deklarasi itu diselenggarakan untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 dengan tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.

Polemik muncul setelah sejumlah peserta mengenakan jas almamater dan mengaku sebagai mahasiswa dari universitas tertentu. Sejumlah laporan media menyebut identitas sebagian peserta kemudian dipersoalkan.

Budi menjelaskan Raffi Ahmad, Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, serta kreator konten Willie Salim hadir sebagai tamu undangan. Keduanya, kata dia, diundang Polda Metro Jaya selaku penyelenggara acara.

Raffi juga menyatakan tidak terlibat dalam perencanaan atau penyusunan acara dan tidak mengetahui secara rinci susunan kegiatan serta pihak yang hadir. Ia mengatakan menerima undangan pada malam sebelum acara.

Acara tersebut dihadiri sekitar 100 mahasiswa, unsur TNI-Polri, organisasi kepemudaan, dan sejumlah tokoh masyarakat. Para peserta membacakan deklarasi dalam kegiatan yang berlangsung di depan Pos Polisi Thamrin.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Tokoh

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.