Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Sembilan Organisasi Mahasiswa Berencana Demo di Jakarta pada 20 Oktober

Sembilan organisasi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi berencana menggelar aksi di Tugu Proklamasi dan Tugu Tani pada 20 Oktober 2026. Polisi mengantisipasi kepadatan serta menyiapkan rekayasa lalu lintas situasional.

Oleh

· 2 menit baca

Jakarta — Sembilan organisasi mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi berencana menggelar aksi di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026, bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Mengapa ini penting: Rencana aksi dan kemungkinan rekayasa lalu lintas dapat memengaruhi perjalanan warga di kawasan pusat Jakarta pada 20 Oktober 2026.

Aksi itu digagas Komite Selamatkan Daulat Rakyat atau Komite Sadar. Menurut BeritaSatu, rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung di dua lokasi: aksi simbolik di Tugu Proklamasi pada pukul 09.00 WIB dan aksi massa di kawasan Tugu Tani pada pukul 15.00 WIB.

Organisasi yang disebut bergabung berasal dari Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Padjadjaran, Universitas Diponegoro, Universitas Negeri Semarang, Universitas Gadjah Mada, Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta, Universitas Airlangga, dan Universitas Brawijaya.

Menurut laporan BeritaSatu, mahasiswa akan menyampaikan kritik dan aspirasi terkait berbagai persoalan selama dua tahun pemerintahan Prabowo-Gibran. Sumber tersebut tidak merinci seluruh materi aksi dalam laporan mengenai jadwal dan peserta demonstrasi.

Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada 20 Oktober 2026. Polisi menyebut rekayasa arus lalu lintas dapat diterapkan secara situasional di sekitar Monas, Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Medan Merdeka, serta Gedung MPR/DPR.

Tribun Jakarta melaporkan sejumlah ruas yang berpotensi terdampak antara lain Jalan Medan Merdeka Selatan, Jalan MH Thamrin, Jalan Medan Merdeka Barat, Jalan Medan Merdeka Timur, Jalan Perwira, Jalan Abdul Muis, Jalan Kebon Sirih, dan Jalan Majapahit.

Polda Metro Jaya juga mengimbau warga menghindari kawasan Istana Negara dan Gedung MPR/DPR jika tidak memiliki kepentingan mendesak. Pengaturan lalu lintas akan menyesuaikan kondisi di lapangan.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Politik

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.