Tempo Scan Luncurkan Yayasan Kasih Mulia dengan Tiga Program Sosial
Tempo Scan Group meluncurkan Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia di Jakarta pada 15 Oktober 2026 dengan tiga program: inklusi kerja, digitalisasi UMKM, dan bantuan obat kanker senilai Rp5 miliar.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Tempo Scan Group meluncurkan Yayasan Tempo Scan Kasih Mulia di Jakarta pada 15 Oktober 2026. Yayasan ini memiliki tiga program utama untuk penyandang disabilitas, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah, serta pasien kanker.
Mengapa ini penting: Penyandang disabilitas, pelaku UMKM, dan pasien kanker berpenghasilan rendah menjadi sasaran tiga program sosial yayasan, termasuk bantuan obat kanker senilai Rp5 miliar.
Pembentukan yayasan digagas oleh Executive Chairman Tempo Scan Group Handojo S. Muljadi untuk mengelola kontribusi sosial perusahaan secara lebih terencana dan berkelanjutan. Peluncurannya bertepatan dengan peringatan satu tahun wafatnya Kartini Muljadi, salah satu pendiri Tempo Scan Group.
Tiga program utama
Program pertama berfokus pada kesetaraan peluang bagi penyandang disabilitas. Kegiatannya mencakup pelatihan, pendampingan, dan pemagangan di lingkungan pabrik maupun kantor cabang Tempo Scan Group untuk membekali peserta dengan keterampilan kerja.
Program kedua menyasar pemberdayaan dan digitalisasi UMKM melalui platform perdagangan elektronik Tempomart. Platform itu ditujukan untuk membantu pelaku UMKM memperkenalkan produk, memperluas pasar, dan mengembangkan usaha.
Program ketiga berupa bantuan pengobatan bagi pasien kanker, terutama dari keluarga berpenghasilan rendah. Menurut RRI, bantuan awal senilai Rp5 miliar berasal dari donasi pribadi Handojo S. Muljadi dan digunakan untuk mendukung penyediaan obat terapi kanker.
Penyaluran obat direncanakan melalui kerja sama dengan rumah sakit dan lembaga pendamping pasien. Pada tahap awal, pendanaan yayasan berasal dari internal Tempo Scan Group dan belum dibuka untuk masyarakat di luar grup, kata RRI.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Analisis
Target Ekonomi 8 Persen Terhambat Dominasi UMKM di Indonesia
Target pertumbuhan ekonomi Indonesia 8% dinilai membutuhkan reformasi struktural. Bisnis.com melaporkan 99% dari 24,5 juta perusahaan non-pertanian ma…
Terbaru di Gaya Hidup

Berita utama hari ini

Baca juga




