Kabar18.com

Kamis, 15 Oktober 2026

Gaya Hidup Hemat Menguat di Indonesia Saat Inflasi 3,28 Persen

Gaya hidup downgrade mendorong sebagian warga Indonesia mengurangi nongkrong, memilih produk lebih murah, dan menunda pembelian baru di tengah inflasi September 2026 sebesar 3,28 persen.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Secangkir kopi berbusa di samping buku catatan bergaris dan pulpen di atas meja kayu.
Ilustrasi: Secangkir kopi berbusa di samping buku catatan bergaris dan pulpen di atas meja kayu. · Foto: Pixabay / Pexels

Jakarta — Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi tahunan Indonesia pada September 2026 sebesar 3,28 persen, naik dari 2,65 persen pada September 2025. Data itu menjadi konteks gaya hidup downgrade di Indonesia pada 14 Oktober 2026.

Sebagian orang mengurangi nongkrong di kafe, beralih ke merek yang lebih terjangkau, serta menunda pembelian barang baru. Penyesuaian ini merupakan pengurangan standar konsumsi dari sisi harga, kualitas, atau frekuensi, sementara kebutuhan dasar tetap dipenuhi.

Contoh lain ialah mengurangi makan di luar, memilih merek lokal atau produk yang lebih murah, menunda penggantian gawai, dan menghentikan layanan digital yang jarang digunakan. Langkah penghematan mencakup pencatatan seluruh pengeluaran selama satu bulan, pemisahan kebutuhan dan keinginan, serta pengurangan keinginan lebih dahulu.

Inflasi menjadi konteks perubahan pola belanja

Tekanan kenaikan harga memengaruhi kemampuan belanja sebagian rumah tangga. BPS juga mencatat inflasi tahunan September 2026 naik dari 3,19 persen pada Agustus 2026 dan seluruh 38 provinsi mengalami inflasi secara tahunan.

Perubahan pola konsumsi tersebut menunjukkan cara rumah tangga menyesuaikan belanja ketika harga meningkat. Penghematan dapat dipilih secara sadar atau dilakukan karena tekanan ekonomi.

Langkah yang disarankan mencakup menurunkan harga, spesifikasi, atau frekuensi pembelian secara bertahap; menyiapkan dana darurat pada rekening terpisah; mempertahankan perlindungan dasar seperti asuransi dan pemeriksaan kesehatan; serta menghindari utang konsumtif untuk mempertahankan gaya hidup lama.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Gaya Hidup

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.