Trump Tawarkan Jabatan Juru Bicara Gedung Putih kepada Bos UFC
Donald Trump menawarkan jabatan juru bicara Gedung Putih kepada Dana White, CEO UFC, pada 7 November 2026. White dijadwalkan bertemu Trump pada Senin.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 1 menit baca
Washington — Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Sabtu, 7 November 2026, menawarkan jabatan juru bicara Gedung Putih kepada Dana White, CEO Ultimate Fighting Championship (UFC), melalui unggahan di media sosial. White akan bertemu Trump di Gedung Putih pada Senin untuk membahas tawaran tersebut.
Trump menyebut White sebagai pendukungnya dan memintanya membawa sejumlah petarung UFC sebagai asisten. Tawaran itu disampaikan ketika posisi juru bicara Gedung Putih masih kosong setelah Katie Zacharia meninggalkan jabatan tersebut pada Oktober, kurang dari sepekan setelah mulai menjabat.
Tawaran kepada Bos UFC Menyoroti Komunikasi Politik AS
Bagi pembaca Indonesia, peristiwa ini menunjukkan bagaimana keputusan dan komunikasi politik di Amerika Serikat dapat melibatkan tokoh dari luar jalur pemerintahan konvensional. Dana White dikenal sebagai kepala eksekutif UFC, organisasi seni bela diri campuran, bukan pejabat komunikasi pemerintah.
Trump menawarkan jabatan itu kepada White dan meminta White menjadi juru bicara Gedung Putih. Tawaran itu merupakan pernyataan Trump kepada White, sementara penerimaan jabatan belum dipastikan.
White mengatakan ia akan terbang ke Washington setelah menghadiri acara tinju di London. Pertemuan dengan Trump dijadwalkan berlangsung pada Senin, tetapi keputusan akhir White mengenai tawaran tersebut belum dipastikan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Rubio Bantah AS Terlibat dalam Keberangkatan Flavio Bolsonaro
Marco Rubio mengatakan Washington tidak terlibat langsung dalam keberangkatan Flavio Bolsonaro dari Brasil. Bolsonaro tiba di Miami setelah pengadilan…
Terbaru di Internasional
Berita utama hari ini

Baca juga





