Kabar18.com

Minggu, 8 November 2026

AS Tawarkan Hadiah Rp362 Miliar untuk Informasi Nuklir Iran

Amerika Serikat menawarkan imbalan hingga US$20 juta atau Rp362 miliar untuk informasi tentang program nuklir Iran. Penawaran CENTCOM mencakup kemungkinan relokasi pemberi informasi.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Menara pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir mengeluarkan uap di dekat tiang listrik.
Ilustrasi: Menara pendingin pembangkit listrik tenaga nuklir mengeluarkan uap di dekat tiang listrik. · Foto: Wolfgang Weiser / Pexels

Washington DC — Amerika Serikat menawarkan imbalan hingga US$20 juta atau setara Rp362 miliar untuk informasi mengenai program nuklir Iran pada Sabtu, 7 November 2026.

Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) mengumumkan penawaran tersebut melalui media sosial X. Imbalan itu diberikan dalam kerangka program Departemen Luar Negeri Amerika Serikat, Rewards for Justice, dan mencakup kemungkinan relokasi bagi pemberi informasi.

Informasi yang dicari meliputi fasilitas, peralatan, personel terkait, komunitas ilmiah, serta pergerakan unsur-unsur tersebut. CENTCOM tidak menjelaskan secara spesifik kriteria informasi yang dapat memenuhi syarat untuk memperoleh imbalan penuh.

Mengapa informasi ini penting bagi pembaca Indonesia

Penawaran itu menunjukkan meningkatnya perhatian Amerika Serikat terhadap program nuklir Iran di tengah ketegangan Washington dan Teheran. Perkembangan tersebut relevan bagi Indonesia karena perubahan situasi keamanan di Timur Tengah dapat memengaruhi stabilitas geopolitik dan kondisi energi global.

Program Rewards for Justice dibentuk pada 1984 sebagai bagian dari program imbalan keamanan nasional Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. Tujuannya adalah memberikan kompensasi finansial bagi informasi yang dapat melindungi nyawa dan kepentingan Amerika Serikat.

Dalam pernyataan terpisah, Departemen Luar Negeri Amerika Serikat menyebut ketidakpatuhan Iran terhadap kewajiban pengawasan Badan Energi Atom Internasional telah menyebabkan hilangnya kesinambungan pengetahuan badan tersebut mengenai produksi dan inventaris komponen penting Iran, termasuk centrifuges.

Penawaran itu disampaikan ketika Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan Teheran ingin mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Internasional

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.