100 Pelaku Usaha Mikro Kota Magelang Ikuti Pelatihan Bisnis
DPPKUM Kota Magelang membekali 100 pelaku usaha mikro dari Kecamatan Magelang Selatan dengan strategi bisnis, pengelolaan keuangan, pemasaran, dan teknologi digital.
Oleh Pandi Muktar
· 2 menit baca
Kota Magelang — Sebanyak 100 pelaku usaha mikro mengikuti pelatihan pengembangan bisnis di Kota Magelang, Jawa Tengah, Rabu (21/10/2026). Kegiatan yang digelar Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Mikro (DPPKUM) Kota Magelang itu membahas strategi bisnis, pengelolaan keuangan, pemasaran, dan pemanfaatan teknologi digital.
Pelatihan berlangsung di Gedung Wanita Magelang dan diikuti peserta dari Kecamatan Magelang Selatan. Materi disampaikan oleh praktisi, pengusaha, serta Wali Kota Magelang Damar Prasetyono.
Damar memberikan pembekalan tentang pola pikir kewirausahaan, tata kelola usaha, digitalisasi, strategi pemasaran, pengelolaan keuangan, dan pengembangan bisnis berkelanjutan. Peserta juga didorong menjaga kualitas produk, memperkuat identitas merek, menciptakan keunikan produk, dan meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.
Dalam pengelolaan keuangan, pelaku usaha diarahkan mencatat pemasukan dan pengeluaran, memisahkan uang usaha dari keuangan rumah tangga, serta menghitung biaya produksi sebelum menetapkan harga jual. Pencatatan yang tertib dinilai membantu pemilik usaha memahami kondisi bisnis dan mengambil keputusan secara lebih terukur.
Pemanfaatan platform digital menjadi bagian lain dari pelatihan. Teknologi tersebut dapat membantu memperluas jangkauan pemasaran, memudahkan konsumen menemukan produk, menyederhanakan pemesanan, serta menata pencatatan stok dan transaksi.
Pelatihan memperkuat daya saing usaha mikro Kota Magelang
Bagi pembaca, kegiatan ini menunjukkan bentuk pendampingan pemerintah daerah kepada usaha mikro agar mampu mengelola bisnis secara lebih tertib dan menjangkau pasar yang lebih luas. Penguatan kemampuan digital dan administrasi keuangan menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya saing usaha secara berkelanjutan.
Selain strategi pemasaran dan pencatatan keuangan, peserta diingatkan mengenai kesiapan produksi, pemenuhan pesanan tepat waktu, legalitas, dan standar yang diperlukan. Pemerintah Kota Magelang berharap materi pelatihan dapat diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Sumber
Baca berikutnya
Terbaru di Entrepreneur

Wawan Kembangkan Kraton Leather Bersama Perajin di Yogyakarta
Wawan membangun Kraton Leather sebagai usaha kerajinan kulit di Yogyakarta. Usaha ini memproduksi tas, dompet, dan produk kulit lain dengan layanan pe…
Berita utama hari ini

Baca juga





