IRGC Nyatakan Selat Hormuz Ditutup, Irak Tutup Perlintasan Sheeb
IRGC menyatakan Selat Hormuz tertutup, sedangkan Irak menutup perlintasan Sheeb dengan Iran. Pembicaraan tidak langsung Iran-Amerika Serikat masih berlangsung melalui Pakistan dan Qatar.
Oleh Kevin Mikael Januar
· 2 menit baca
Timur Tengah — Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) menyatakan Selat Hormuz ditutup bagi lalu lintas pelayaran pada 21 Oktober 2026, sementara Irak menutup perlintasan Sheeb dengan Iran hingga waktu yang belum ditentukan.
IRGC membantah klaim Amerika Serikat bahwa pengiriman minyak masih berlangsung melalui jalur strategis tersebut. Keberadaan kapal-kapal kecil yang disebut menyelundupkan minyak tidak berarti Selat Hormuz telah dibuka untuk pelayaran umum.
Perdana Menteri Irak Ali al-Zaidi memerintahkan penutupan perlintasan Sheeb bagi pergerakan orang dan barang mulai Rabu sampai pemberitahuan lebih lanjut. Sejumlah perlintasan lain dengan Iran disebut akan ditutup secara bertahap dalam beberapa hari berikutnya.
Penutupan Hormuz menekan pasokan energi dunia
Selat Hormuz merupakan salah satu rute utama perdagangan minyak dunia. Penutupan jalur tersebut menambah ketidakpastian bagi pelayaran dan pasokan energi global, di tengah konflik yang melibatkan Iran dan Amerika Serikat.
Dampaknya relevan bagi Indonesia karena gangguan pada jalur energi utama dapat meningkatkan risiko kenaikan harga minyak dan biaya impor.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat masih berlangsung melalui Pakistan dan Qatar. Iran akan membuka kembali Selat Hormuz apabila persyaratan dalam usulan tujuh hari dipenuhi; jalur itu disebut akan dibuka penuh pada hari keenam.
Amerika Serikat memperingatkan bahwa kesepakatan damai dengan Teheran sulit dicapai dan tekanan ekonomi akan berlanjut sampai Iran menghentikan serangan terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Internasional
Serangan di Selat Hormuz Mendorong Kenaikan Harga Minyak Global
Harga minyak mentah naik pada 17 Oktober 2026 setelah serangan terhadap pelayaran di Teluk dan Selat Hormuz memperbesar kekhawatiran atas pasokan dari…
Terbaru di Internasional
Baca juga





