Kabar18.com

Selasa, 20 Oktober 2026

Surabaya Dorong UMKM Arahkan Digitalisasi ke Produktivitas

TDA menilai digitalisasi UMKM di Surabaya harus menghasilkan produktivitas, memperluas pasar, dan memperkuat daya saing. Penekanan ini diperbarui pada 20 Oktober 2026.

Oleh

· 2 menit baca

Buka foto ukuran besar. Ilustrasi: Dua orang menyiapkan paket kardus pesanan di meja kerja dengan laptop dan dokumen.
Ilustrasi: Dua orang menyiapkan paket kardus pesanan di meja kerja dengan laptop dan dokumen. · Foto: Kampus Production / Pexels

Surabaya — Laporan diperbarui pada 20 Oktober 2026 dengan penekanan bahwa digitalisasi UMKM harus diarahkan menjadi produktivitas dan daya saing. Komunitas Pengusaha Tangan Di Atas (TDA) menyampaikan hal itu dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) TDA 9.0 di Surabaya, yang berlangsung pada 13–15 Oktober 2026.

Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dinilai tidak cukup hanya memakai perangkat atau platform digital. Teknologi perlu digunakan untuk memperbaiki kinerja bisnis, memperluas pasar, membuka peluang, serta menghasilkan manfaat nyata bagi usaha.

Arif Wicaksono Pramunagoro, Chief Marketing, Media & Technology TDA 9.0, mengatakan pengusaha perlu bergerak dari Go Digital menuju Go Produktif dan Go Kompetitif. Menurut dia, pemanfaatan teknologi harus diikuti peningkatan produktivitas, akses pasar, dan kemampuan mengembangkan usaha.

TDA juga menekankan penguatan kapasitas pengusaha. Pengelolaan manajemen, keuangan, pemasaran, kepemimpinan, sumber daya manusia, sistem bisnis, serta kesiapan memperbesar skala usaha disebut perlu berjalan bersama pemanfaatan teknologi.

Digitalisasi harus memperkuat daya saing UMKM

Bagi pembaca di Indonesia, isu ini berkaitan dengan kualitas pertumbuhan usaha dan kemampuan UMKM menghadapi perubahan teknologi, perilaku konsumen, serta persaingan. Penggunaan pembayaran digital atau platform daring belum otomatis menunjukkan peningkatan keuntungan, efisiensi, dan daya saing.

Karena itu, perluasan pasar dan kemitraan menjadi bagian dari transformasi bisnis. TDA menyebut tantangan pengusaha tidak hanya memperoleh modal, tetapi juga memperkuat kapasitas, produktivitas, akses pasar, teknologi, konektivitas, dan kemitraan.

Laporan awal mengenai isu tersebut terbit pada 17 Oktober 2026. Perkembangan terbaru menegaskan bahwa digitalisasi harus dinilai dari dampaknya terhadap produktivitas dan daya saing, bukan semata-mata dari penggunaan teknologi atau meningkatnya transaksi.

Sumber

Baca berikutnya

  1. Lanjutan topik ini

  2. Terbaru di Entrepreneur

  3. Berita utama hari ini

Baca juga

‹ Kembali ke beranda

Bagikan artikel

Bagikan sebagai gambar

Untuk Story Instagram, Status WhatsApp, atau TikTok. Tautan artikel ikut disalin supaya bisa ditempel di stiker Tautan.

Pratinjau kartu Story / Status untuk artikel ini
Story / Status · 9:16
Simpan gambar
Pratinjau kartu Feed untuk artikel ini
Feed · 4:5
Simpan gambar

Alat baca

Normal

Contoh ukuran teks isi artikel. Pilihan ini tersimpan di perangkat Anda.