Alwi Sebut Unggahan Karhutla di Kalimantan Diturunkan Instagram
Alwi Johan Yogatama menyebut Instagram menurunkan unggahannya tentang kondisi karhutla di Kalimantan. Pengguna lain melaporkan penurunan penonton Instagram Story.
Oleh Asyinta Sastra
· 2 menit baca
Jakarta — Alwi Johan Yogatama menyebut unggahan Instagram tentang kondisi kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan diturunkan pada 17 Oktober 2026.
Dalam unggahan terakhirnya, Alwi memperlihatkan langit dan pemandangan Kalimantan yang dipenuhi kabut kuning. Ia mengatakan konten tersebut dihapus Instagram meski tidak memuat kritik langsung terhadap pemerintah.
Alwi juga mengeluhkan penurunan jumlah penonton Instagram Story. Ia menduga ada pembatasan terhadap pengguna yang mengunggah konten terkait kebakaran hutan. Pengguna lain, Intan dan Farida, menyampaikan keluhan serupa setelah mereka aktif menyuarakan isu kebakaran hutan selama satu pekan.
Intan memiliki lebih dari 2 ribu pengikut. Farida memiliki lebih dari 2 ribu pengikut.
Safenet, atau Southeast Asia Freedom of Expression Network, menyatakan menerima laporan serupa. Organisasi masyarakat sipil yang bergerak di bidang hak digital itu menilai penurunan paksa konten dan pembatasan pemirsa dapat merupakan pelanggaran hak asasi.
Pembatasan unggahan menyangkut akses informasi karhutla
Keluhan tersebut muncul ketika kebakaran hutan dan lahan masih menjadi persoalan di Kalimantan. Kabut asap, kondisi lapangan, dan upaya pemadaman memberi informasi langsung dari warga kepada publik.
Safenet melalui pernyataan resminya pada 16 Oktober 2026 mengajak warga tetap menyuarakan kondisi warga terdampak krisis kebakaran hutan dan lahan.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Pendidikan
Seluruh Sekolah di Sumatera Utara Terapkan PJJ hingga 21 Oktober
Dinas Pendidikan Sumatera Utara memberlakukan pembelajaran jarak jauh untuk seluruh jenjang pendidikan pada 16–21 Oktober 2026 guna melindungi siswa d…
Terbaru di Inspirasi
Baca juga




