BEM UI dan Koalisi Sipil Rencanakan Aksi 20 Oktober di Jakarta
BEM UI bersama mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil merencanakan aksi di dua titik Jakarta Pusat pada 20 Oktober 2026. Pemkab Tangerang meminta sekolah mengawasi siswa, sementara akses menuju Jakarta diperketat.
Oleh Arsyid Muhamad
· 2 menit baca
Tugu Tani — Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia bersama mahasiswa dari sejumlah universitas dan koalisi masyarakat sipil merencanakan aksi unjuk rasa pada Selasa, 20 Oktober 2026, di dua titik di Jakarta Pusat.
Mengapa ini penting: Rencana aksi berlangsung di dua titik Jakarta Pusat pada 20 Oktober 2026, sementara sekolah SD dan SMP di Kabupaten Tangerang diminta mengawasi siswa dan akses menuju Jakarta diperketat.
Aksi itu dijadwalkan bertepatan dengan dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Ketua BEM UI Yatalathof Imawan mengatakan BEM UI akan turun bersama elemen mahasiswa dan masyarakat sipil lainnya, menurut laporan Tribun Banten dan CNN Indonesia.
Lokasi aksi yang disebutkan adalah kawasan Tugu Tani di Jalan Raya Kebon Sirih serta Tugu Proklamasi, Menteng. Jumlah massa dan daftar lengkap kelompok yang bergabung belum diumumkan dalam laporan yang memuat rencana aksi tersebut.
Pemerintah Kabupaten Tangerang merespons rencana itu dengan menerbitkan surat edaran bagi satuan pendidikan. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang Supriyadi meminta sekolah jenjang SD dan SMP meningkatkan pengawasan serta memantau siswa agar tidak mengikuti demonstrasi di Jakarta.
Menurut CNN Indonesia, surat edaran bernomor B/400.3.3.5/4580/X/Disdik/2026 itu juga meminta siswa tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar. Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang berkoordinasi dengan kepolisian untuk mendukung pengawasan terhadap pelajar.
Polresta Tangerang juga memperketat pengamanan di sejumlah stasiun kereta rel listrik dan gerbang tol menuju Jakarta. Kapolresta Tangerang Komisaris Besar Indra Waspada mengatakan langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat akibat pergerakan massa.
Sumber
Baca berikutnya
Lanjutan topik ini

Ekonomi & Keuangan
IHSG Kembali Anjlok 5 Persen di Jakarta akibat Tekanan MSCI
IHSG turun sekitar 5 persen ke level 4.923 pada akhir sesi pertama 19 Oktober 2026. Pelemahan berlanjut di tengah evaluasi MSCI atas klasifikasi pasar…
Terbaru di Daerah
Berita utama hari ini

Baca juga



